Banjarbaru Raih Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 31 Agustus 2026 | Pemerintah Kota Banjarbaru berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD) 2026. Apresiasi tersebut diberikan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dalam sebuah malam penganugerahan yang berlangsung di Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, hadir langsung untuk menerima penghargaan ini. Pengakuan tersebut merupakan hasil dari dedikasi pemerintah daerah dalam mengintegrasikan standar teknis keinsinyuran serta inovasi ke dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai proyek infrastruktur di wilayahnya.

Implementasi Standar Keinsinyuran

Pencapaian Banjarbaru Raih Penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah 2026 ini bukan sekadar simbolis, melainkan cerminan komitmen nyata dalam tata kelola pembangunan. Berikut adalah beberapa poin penting terkait penilaian IKD:

  • Mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.
  • Mendorong pembangunan daerah yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
  • Meningkatkan aspek keamanan, kualitas, serta efisiensi infrastruktur publik.

Secara nasional, pengukuran IKD 2026 diikuti oleh 327 pemerintah daerah, yang mencakup 37 provinsi, 247 kabupaten, serta 43 kota dengan tingkat partisipasi mencapai 59,89 persen. Penilaian ini menjadi instrumen strategis untuk memetakan praktik keinsinyuran di setiap daerah.

Evaluasi dan Rencana Masa Depan

Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa hasil pengukuran IKD akan dijadikan acuan evaluasi guna memperkuat program pembinaan keinsinyuran yang lebih terarah di masa depan. Menurutnya, langkah ini krusial untuk memastikan setiap pembangunan memiliki dampak yang terukur bagi kemajuan kota.

Ketua Umum PII, Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, menyampaikan bahwa hasil pengukuran ini juga berfungsi sebagai basis data bagi pemerintah pusat dalam menentukan dukungan teknis maupun anggaran bagi daerah. Ke depannya, Pemkot Banjarbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan PII guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan visi Banjarbaru EMAS.