Gayatri Putri News – 22 Agustus 2026 | Vasco da Gama sukses mencatatkan sejarah baru dalam kampanye mereka di kancah kontinental setelah melibas Olimpia dengan skor telak 4-1 di Stadion Defensores del Chaco, Asuncion, Paraguay. Kemenangan impresif pada Kamis malam tersebut memastikan langkah klub asal Brasil itu melaju ke perempat final CONMEBOL Copa Sudamericana, mengakhiri penantian panjang selama 14 tahun untuk kembali tampil di babak delapan besar kompetisi tersebut.
Pertandingan leg kedua yang berlangsung dramatis ini sempat membuat pendukung Vasco khawatir di awal laga. Olimpia, yang bertindak sebagai tuan rumah, membuka keunggulan lebih dulu melalui gol indah dari luar kotak penalti oleh Esteban Matus pada menit ke-15. Gol tersebut sempat membungkam para pendukung tim tamu dan memberikan harapan besar bagi publik tuan rumah.
Namun, anak asuh Pedro Emanuel menunjukkan mentalitas juara yang sesungguhnya. Kebangkitan Vasco dimulai pada menit ke-29 ketika Thiago Mendes berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan matang dari David. Momentum ini tidak disia-siakan oleh tim tamu. Hanya berselang tujuh menit kemudian, giliran David yang mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan dada yang memukau setelah menerima umpan silang dari Puma Rodriguez, sekaligus membalikkan keadaan menjadi 2-1 bagi Vasco sebelum turun minum.
Dominasi dan Kebangkitan Mental Vasco da Gama
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi skuad Vasco da Gama. Selain merayakan hari jadi klub yang ke-128, hasil positif ini menjadi jawaban telak atas rentetan performa buruk di liga domestik, di mana mereka sempat mengalami paceklik gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Dominasi Vasco di lapangan terlihat jelas sepanjang laga, dengan efektivitas serangan yang jauh lebih tajam dibandingkan pertemuan leg pertama di Sao Januario yang berakhir imbang tanpa gol.
Di sisi lain, kekalahan ini memberikan pukulan telak bagi Olimpia. Para pendukung dan pengamat sepak bola di Paraguay, termasuk pembalap Joshua Duerksen, mengungkapkan kekecewaannya atas penurunan performa drastis tim tuan rumah di babak kedua. Meski sempat tampil menjanjikan di awal, Olimpia tampak kehilangan kendali permainan, yang memicu spekulasi mengenai dinamika internal tim pasca-pertandingan.
Bagi Vasco, perjalanan di Copa Sudamericana kini semakin menantang. Setelah memastikan tempat di perempat final, mereka akan menanti pemenang antara duel River Plate melawan Santa Fe. Keberhasilan ini juga melengkapi catatan impresif Vasco yang saat ini juga masih bertahan di perempat final Copa do Brasil, sebuah pencapaian yang hanya pernah mereka catat pada tahun 1998 dan 2011.
Meski sukses di kancah internasional, Vasco tetap harus menjaga fokus mereka di liga domestik. Saat ini, klub tersebut sedang berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi di Brasileirao. Tantangan berikutnya sudah menanti di depan mata, yakni lawatan ke markas Palmeiras di Nubank Parque. Pelatih Pedro Emanuel harus memutar otak karena badai cedera yang menimpa beberapa pemain kunci, termasuk Jair yang harus absen selama satu bulan akibat cedera otot.
Kemenangan telak atas Olimpia ini tidak hanya sekadar tiket menuju perempat final, tetapi juga menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan oleh tim. Dengan kombinasi taktik yang matang dan kembalinya ketajaman lini depan, Vasco da Gama kini menatap sisa musim dengan optimisme baru, baik di kompetisi domestik maupun ambisi mereka untuk membawa pulang trofi Sudamericana.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






