Transformasi Besar AS Monaco: Awal Era Baru Filipe Luis dan Perpisahan dengan Bintang

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Transformasi Besar AS Monaco: Awal Era Baru Filipe Luis dan Perpisahan dengan Bintang

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 22 Agustus 2026 | AS Monaco tengah berada dalam fase transisi yang krusial di awal musim 2026. Klub yang berbasis di Stade Louis-II ini baru saja membuka lembaran baru di bawah komando pelatih anyar, Filipe Luis, yang langsung memberikan dampak instan melalui kemenangan perdana di kompetisi Eropa. Meski demikian, perjalanan klub tidak lepas dari dinamika pergantian pemain yang cukup emosional.

Debut Manis Filipe Luis di Conference League

Langkah awal Filipe Luis sebagai nakhoda AS Monaco terbukti sukses. Dalam pertandingan playoff leg pertama Conference League yang berlangsung pada Jumat (21/8), Monaco berhasil menundukkan Gornik Zabrze dengan skor ketat 3-2. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuad Les Rouge et Blanc sebelum melakoni laga penentuan di kandang sendiri pada 27 Agustus mendatang.

Pertandingan tersebut menunjukkan agresivitas Monaco sejak menit awal. Gol pembuka yang dicetak oleh Mika Biereth pada menit kesembilan, hasil umpan matang Mathys Detourbet, membuktikan efektivitas taktik yang diterapkan oleh Luis. Meskipun sempat mendapat perlawanan sengit dari Gornik Zabrze yang mengancam melalui beberapa peluang berbahaya, Monaco berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Perpisahan dengan Paul Pogba

Di balik optimisme era baru, AS Monaco harus menuntaskan hubungan kerja dengan salah satu nama besar, Paul Pogba. Setelah bergabung pada musim panas 2025, karier gelandang berusia 33 tahun tersebut di Monaco tidak berjalan mulus. Tercatat, Pogba hanya mampu tampil dalam enam pertandingan akibat cedera berkepanjangan yang terus menghantuinya, termasuk cedera otot terbaru yang didapat saat sesi latihan.

Keputusan untuk mengakhiri kontrak lebih awal, yang sejatinya baru akan berakhir pada Juni 2027, diambil sebagai langkah bersama antara klub dan pemain. Pihak manajemen menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Pogba, sementara sang pemain pun mengakui rasa syukurnya karena telah diberikan kesempatan oleh Monaco pasca-masa sulit dalam kariernya.

Koneksi Masa Lalu dan Dampak Strategis

Dinamika di Monaco juga menarik perhatian karena keterkaitannya dengan pergerakan pemain di Eropa. Nama-nama besar yang pernah bersinar di Monaco kini tersebar di berbagai klub elit. Salah satu yang paling disorot adalah reuni antara Bernardo Silva dan Kylian Mbappe di Real Madrid. Koneksi yang pernah mereka bangun di AS Monaco kini kembali terjalin di ibu kota Spanyol.

Kehadiran Silva di Madrid dinilai akan memberikan dimensi baru bagi permainan Mbappe. Dengan etos kerja tinggi dan kemampuan teknis yang mumpuni, Silva diprediksi mampu menjadi motor penggerak yang membebaskan Mbappe dari beban kreatif, sekaligus menyeimbangkan lini tengah tim. Keberhasilan para alumni Monaco di kancah internasional menjadi bukti nyata bahwa sistem pembinaan dan rekrutmen klub memiliki standar yang diakui dunia.

Secara keseluruhan, AS Monaco saat ini sedang menata ulang kekuatannya. Dengan Filipe Luis yang mulai menunjukkan taringnya di kompetisi Eropa serta keberanian untuk melakukan perampingan skuad, klub ini berada di jalur yang tepat untuk kembali bersaing di level tertinggi. Fokus utama saat ini adalah memastikan tiket menuju babak utama Conference League agar konsistensi performa dapat terus terjaga sepanjang musim.