Gayatri Putri News – 13 Agustus 2026 | Dunia seni bela diri campuran atau Mixed Martial Arts (MMA) kini tengah menyoroti sosok baru yang fenomenal. Bilal Hasan, petarung berbakat yang memiliki darah keturunan Indonesia, resmi mencatatkan namanya sebagai petarung yang mendapatkan kontrak eksklusif dari Ultimate Fighting Championship (UFC). Kepastian ini didapat setelah Bilal tampil memukau dalam ajang Dana White’s Contender Series (DWCS) Musim 10, Pekan 1, yang berlangsung di Meta Apex, Las Vegas, Amerika Serikat.
Dominasi Kilat di Oktagon
Dalam pertarungan yang digelar pada Rabu (13/8/2026) waktu Indonesia, Bilal Hasan menunjukkan kelasnya saat berhadapan dengan petarung asal India, Mridul Saikia. Tidak butuh waktu lama bagi Bilal untuk mengakhiri perlawanan lawannya. Hanya dalam waktu 45 detik sejak bel pertandingan dibunyikan, ia berhasil memastikan kemenangan melalui technical knockout (TKO).
Strategi yang diterapkan Bilal terbilang sangat efektif. Ia memulai serangan dengan tendangan rendah ke arah kaki kiri Saikia. Saat lawan mencoba membalas dengan teknik serupa, Bilal dengan sigap melancarkan pukulan kanan telak yang membuat Saikia terjatuh ke kanvas. Tanpa membuang kesempatan, ia langsung melakukan ground and pound hingga wasit Herb Dean terpaksa menghentikan laga demi keselamatan petarung India tersebut. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor profesionalnya menjadi 9-0, dengan satu kali hasil no contest.
Pujian Langsung dari Dana White
Performa impresif yang ditunjukkan Bilal Hasan tidak luput dari perhatian CEO UFC, Dana White. Sang bos UFC bahkan mengaku sangat antusias menyambut kehadiran petarung berjuluk ‘IndoNinja’ tersebut ke dalam jajaran atlet profesionalnya. White secara terbuka menyatakan ketidaksabarannya untuk menyaksikan debut Bilal di panggung utama UFC.
Dalam sebuah video resmi yang diunggah oleh pihak promotor, Dana White memberikan pujian setinggi langit atas keberanian dan eksekusi teknis yang ditampilkan Bilal. Menurut White, Bilal datang ke ajang tersebut dengan beban ekspektasi tinggi sebagai salah satu favorit dalam satu dekade penyelenggaraan seri penantang, namun ia mampu menjawab tekanan tersebut dengan penampilan yang sangat dominan.
Target Debut dan Langkah Selanjutnya
Setelah resmi mengantongi kontrak, petarung berusia 25 tahun kelahiran Hawaii ini tidak ingin berleha-leha. Bilal Hasan mengungkapkan ambisi besarnya untuk segera mencicipi atmosfer oktagon UFC sebelum tahun 2026 berakhir. Dengan sisa waktu empat bulan di tahun ini, ia berharap bisa mendapatkan jadwal pertarungan debutnya dalam waktu dekat.
Keberhasilan Bilal Hasan menjadi inspirasi baru bagi para pegiat bela diri di Tanah Air. Dengan latar belakang sebagai mantan atlet taekwondo yang kini bertransformasi menjadi petarung MMA kelas dunia, Bilal membuktikan bahwa petarung berdarah Indonesia memiliki kapasitas untuk bersaing di level tertinggi olahraga tempur internasional. Kini, mata dunia tertuju pada langkah selanjutnya dari petarung yang dikenal memiliki gaya bertarung agresif dan menghibur ini.
Prestasi yang ditorehkan Bilal Hasan bukan sekadar kemenangan di atas kertas, melainkan pembuka jalan bagi atlet bela diri asal Indonesia untuk lebih dikenal di kancah global. Dedikasi dan performa gemilang yang ia tunjukkan di Dana White’s Contender Series menjadi bukti nyata bahwa kerja keras di pusat pelatihan mampu membawa seorang petarung menuju puncak karier impiannya di UFC.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






