Mbappe Tak Mau Santai, Pulang Lebih Cepat dan Langsung Berlatih di Bawah Komando Mourinho

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Mbappe Tak Mau Santai, Pulang Lebih Cepat dan Langsung Berlatih di Bawah Komando Mourinho

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 11 Agustus 2026 | Kylian Mbappe, pemain sepak bola Prancis yang bermain untuk Real Madrid, tidak ingin terlalu lama menikmati masa liburnya. Ia memilih kembali lebih cepat dan langsung bergabung dalam persiapan tim di bawah arahan pelatih anyar Real Madrid, Jose Mourinho. Mbappe menjadi salah satu dari tiga pemain yang sudah menjalani pemeriksaan medis dan mengikuti latihan bersama Real Madrid. Selain pemain asal Prancis itu, Marc Cucurella dan Ibrahima Konate juga telah bergabung dengan skuad.

Kehadiran ketiganya menjadi kabar positif bagi Mourinho yang sedang membangun tim untuk menghadapi musim baru. Pelatih asal Portugal tersebut masih menunggu Jude Bellingham dan Aurelien Tchouameni untuk melengkapi skuadnya.

Khusus Mbappe, keputusan kembali lebih cepat menjadi perhatian. Pemain berusia 27 tahun itu bahkan memangkas masa liburnya selama dua hari demi segera kembali ke pusat latihan Real Madrid. Ia sebelumnya tetap menjaga kondisi fisiknya selama menjalani masa istirahat. Ia diketahui sempat menggunakan fasilitas latihan UD Ibiza untuk berolahraga bersama mantan rekan setimnya di Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Mbappe tidak sepenuhnya lepas dari aktivitas sepak bola selama liburan. Setelah menjalani jadwal padat bersama tim nasional Prancis, ia tetap berusaha menjaga kebugarannya sebelum kembali ke Madrid. Kini, Mbappe sudah kembali berada di Valdebebas. Ia langsung menjalani program latihan yang telah disiapkan tim kepelatihan Mourinho.

Sementara itu, Komisi Kejaksaan (Komjak) meminta Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) menuntaskan penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan 2.100 rumah bagi eks pejuang Timor Timur. Proyek yang dikerjakan pada 2022–2023 tersebut memiliki nilai sekitar Rp 400 miliar yang bersumber dari APBN. Anggota Komjak Nurokhman mengatakan, proses hukum harus berjalan secara transparan dan profesional.

Menurutnya, penyelesaian perkara tersebut penting karena proyek pembangunan rumah menyangkut kepentingan para eks pejuang Timor Timur sebagai penerima manfaat. “Kami mendorong proses hukum bisa berjalan transparan, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat, dalam konteks ini adalah kelompok rentan seperti para eks pejuang Timtim itu,” kata Nurokhman.