Menhut Raja Antoni Turun Langsung ke Kalsel Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Menhut Raja Antoni Turun Langsung ke Kalsel Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni melakukan kunjungan kerja langsung ke Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berjalan maksimal. Peninjauan tersebut dilakukan bersama Gubernur Kalsel H. Muhidin di lokasi karhutla yang berada di Hutan Lindung Liang Anggang, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, pada Senin (12/10/2026).

Dalam kunjungan itu, Menhut Raja Antoni didampingi jajaran TNI-Polri serta sejumlah instansi terkait. Ia mengecek langsung kondisi lokasi karhutla sekaligus melihat proses penanganan yang dilakukan petugas di lapangan.

Menhut Raja Antoni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan karhutla. Apresiasi diberikan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kapolda, Danrem, Masyarakat Peduli Api (MPA), Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), hingga para relawan yang bahu-membahu memadamkan api.

Ia mengatakan, berdasarkan data Sipongi Kementerian Kehutanan, kondisi hotspot di Kalsel mencatat angka terbaik di Kalimantan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla menjadi terlena.

“Dan per hari ini tercatat alhamdulillah Kalimantan Selatan angka hotspot-nya terbaik di Kalimantan. Kita masih punya tantangan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat namun hal itu tidak membuat kita terlena,” katanya.

Berdasarkan data Sipongi Kemenhut dengan cut off 11 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB, jumlah hotspot di enam provinsi prioritas tercatat 519 titik. Berikut rincian sebaran hotspot di wilayah tersebut:

Provinsi Jumlah Hotspot Keterangan
Kalimantan Tengah 199 titik Turun dari 288 titik pada 10 Oktober
Sumatera Selatan 223 titik —
Kalimantan Barat 68 titik Meningkat dari 44 titik
Kalimantan Selatan 15 titik Turun dari 28 titik
Riau 14 titik —
Jambi 0 titik —

Di wilayah Kalimantan, Kalimantan Tengah masih menjadi provinsi dengan hotspot tertinggi, yakni 199 titik, meski mengalami penurunan dari 288 titik pada 10 Oktober. Sementara itu, Kalimantan Selatan juga mencatatkan penurunan dari 28 menjadi 15 titik, sedangkan Kalimantan Barat justru meningkat dari 44 menjadi 68 titik.

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah untuk terus menjaga kewaspadaan dan memperkuat koordinasi penanganan karhutla, khususnya di wilayah yang masih menghadapi tantangan kebakaran.

“Saya minta seluruh pihak terus menjaga kerja sama dan kekompakan di lapangan. Kita bekerja maksimal untuk memastikan karhutla dapat ditangani dengan baik,” pungkasnya.