Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | Kebakaran lahan semak belukar terjadi di kawasan bawah Jembatan Pekauman, Kota Banjarmasin, pada Minggu malam. Insiden ini membuat warga sekitar panik karena kobaran api yang cukup tinggi disertai asap pekat terlihat membakar semak belukar dan tumpukan sampah di samping pagar beton di bawah jembatan.
Dalam foto yang beredar, api tampak berada persis di sisi pagar pembatas, dengan kabel listrik yang menjuntai di atasnya. Kondisi ini sempat dikhawatirkan warga karena api berisiko merembet dan membahayakan jaringan listrik di kawasan tersebut.
Penyebab Kebakaran Masih Diduga
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran ini. Diduga api berasal dari pembakaran sampah yang merembet ke semak belukar kering di lokasi kejadian. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Warga setempat secara swadaya berusaha memadamkan api sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sebuah mobil damkar jenis Avanza warna silver pun langsung sigap datang ke lokasi dan melakukan pemadaman. Beruntung kabel yang menjuntai di atas api tidak sampai terbakar.
Imbauan Warga dan Aparat
Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens meminta warga waspada terhadap oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Terutama bila ada unsur kesengajaan agar segera lapor disertai buktinya,” pungkasnya.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan di area semak belukar, terutama di kawasan bawah jembatan yang banyak terdapat kabel dan bangunan, untuk mencegah kebakaran susulan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin terkait luas area yang terbakar maupun penyebab pasti kebakaran.
Peristiwa ini juga ramai dikomentari netizen di media sosial. Akun thiafathiarais menulis, “Sekira apa gerang membakar nih? Bahagiakah habis membakar?” Sementara akun ayatika_za berkomentar “Nyata dicucul sudah ni” dan akun dumdum_taktak mengatakan “Pasti ada tu yang mencucul.”
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






