Avatar: Seven Havens Resmi Tayang, Avatar Kini Jadi Musuh yang Dibenci

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Avatar: Seven Havens Resmi Tayang, Avatar Kini Jadi Musuh yang Dibenci

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 12 Oktober 2026 | Jagat animasi kembali dihebohkan dengan kehadiran serial terbaru dari waralaba legendaris Avatar. Setelah lebih dari satu dekade sejak kisah Korra berakhir, Avatar: Seven Havens akhirnya resmi tayang secara global di Paramount+ pada Jumat, 9 Oktober 2026. Serial ini langsung mencuri perhatian karena membawa perubahan besar dalam dunia Avatar, di mana sosok Avatar yang dulu dianggap penyelamat kini justru menjadi figur yang dibenci dan ditakuti.

Dunia yang Porak-Poranda 225 Tahun Setelah Korra

Avatar: Seven Havens berlatar sekitar 225 tahun setelah peristiwa The Legend of Korra. Dunia yang dahulu dipenuhi empat bangsa kini telah berubah drastis akibat sebuah bencana dahsyat yang oleh banyak orang disalahkan kepada Korra. Bangsa-bangsa lama dan kota-kota yang dulu dikenal telah berubah menjadi permukiman terisolasi yang disebut Seven Havens, tempat para penyintas berlindung dari badai ganas dan alam liar yang berbahaya di luar tembok mereka.

Serial ini memperkenalkan sebuah mitologi baru, karakter-karakter segar, serta peradaban yang berjuang untuk bertahan hidup dari konsekuensi bencana misterius yang diduga kuat disebabkan oleh Korra. Kota gurun berbenteng bernama Ellora menjadi salah satu latar utama, di mana warganya membangun kehidupan berdasarkan keyakinan bahwa Korra telah menghancurkan dunia mereka.

Pavi, Avatar Baru yang Harus Menyembunyikan Identitasnya

Di tengah dunia yang tidak lagi mempercayai institusi Avatar, muncul Pavi, seorang pengendali tanah muda yang ternyata adalah Avatar berikutnya setelah Korra. Berbeda dengan Aang yang identitasnya langsung menyatu dengan takdir dunia, Pavi memulai kisahnya sebagai sosok muda yang berusaha bertahan hidup tanpa menarik perhatian.

Kepribadian Pavi juga berbeda dari Korra yang lebih konfrontatif maupun Aang yang ceria dan optimistis. Ia digambarkan memiliki rasa ingin tahu yang aneh terhadap dunia karena ia tidak mengetahui banyak hal tentang dunia tersebut dan harus mulai berperilaku sebagai seseorang yang ditakdirkan untuk mempersatukan umat manusia.

Konflik antara masyarakat dan institusi Avatar terlihat jelas melalui festival yang justru merayakan kehancuran Avatar. Apa yang dahulu merupakan perayaan keseimbangan dan pembaruan spiritual kini berubah menjadi ekspresi ketakutan dan kebencian. Pavi tidak bisa menunjukkan identitasnya sebagai Avatar baru karena orang-orang tidak akan menyambutnya, melainkan mengusirnya sebagai penerus Avatar yang terkutuk.

Para Kreator Bicara Soal Arah Baru Serial Ini

Dalam wawancara dengan para kreator, Bryan Konietzko dan Michael Dante DiMartino selaku co-creator Avatar serta Sehaj Sethi dan Ethan Spaulding sebagai Executive Producer Avatar: Seven Havens mengungkapkan bahwa serial ini dirancang tetap ramah bagi penonton baru yang belum pernah menonton The Last Airbender maupun The Legend of Korra. Mereka juga menjawab pertanyaan soal bagaimana kisah Korra memengaruhi serial baru ini serta bagaimana para Avatar baru dibandingkan dengan Aang dan Korra.

Panel perayaan peluncuran serial ini digelar di New York Comic Con 2026 dengan moderator Janet Varney, yang merupakan pengisi suara asli Korra. Hadir pula para executive producer Michael Dante DiMartino, Bryan Konietzko, Ethan Spaulding, dan Sehaj Sethi, bersama para pemeran seperti Saheli Khan sebagai Pavi, Aishu Devan sebagai Nisha, dan Major Curda sebagai Jae. Mereka memberikan gambaran eksklusif tentang proses pembuatan serial serta hal-hal yang akan datang di semesta Avatar Legends.

Deretan Pengisi Suara dan Tim Produksi

Serial ini disutradarai oleh Kenji Ono, Jen Bennett, dan Jasmine Goggins, dengan Michael Dante DiMartino serta Bryan Konietzko bertindak sebagai produser. Avatar: Seven Havens diproduksi oleh Avatar Studios dan Nickelodeon Animation Studio dengan genre animasi, aksi dan petualangan, sci-fi dan fantasi, serta keluarga, mengusung tema seni bela diri, bencana besar, kembar, diburu, dan terinspirasi anime.

  • Saheli Khan sebagai Pavi
  • Aishwarya Aishu Devan sebagai Nisha
  • Akshay Khanna
  • Major Curda sebagai Jae
  • Sakina Jaffrey

Review Perdana: Awal yang Ambisius

Tiga episode pertama yang telah dirilis mendapat beragam respons. Sebagian pengulas menilai keputusan paling mengejutkan dalam premiere Seven Havens adalah mengubah total dunia yang dahulu dipenuhi bangsa-bangsa damai menjadi tempat-tempat berbahaya yang terputus satu sama lain. Meski demikian, serial ini tetap mempertahankan nuansa visual khas Avatar dengan desain yang lebih sederhana, sementara ceritanya dirancang mudah diikuti penonton baru tanpa harus menonton serial sebelumnya.

Bagi penggemar lama The Last Airbender dan The Legend of Korra, perubahan besar ini justru menjadi daya tarik tersendiri. Pertanyaannya kini, apakah Seven Havens mampu menghadirkan petualangan baru yang sama berkesannya dengan dua pendahulunya di tengah kondisi dunia yang tengah kacau balau.

Semesta Avatar Semakin Luas

Tidak hanya Seven Havens, waralaba Avatar juga tengah bersiap menghadirkan proyek prekuel berjudul Avatar Kuruk: Wave of Chaos. Serial animasi ini akan berfokus pada Avatar muda bernama Kuruk yang berhadapan dengan para perompak dan roh sambil menghadapi guru yang sulit. Proyek ini diumumkan langsung di New York Comic Con oleh co-creator waralaba, Michael Dante DiMartino dan Bryan Konietzko.

Dengan hadirnya Seven Havens dan berbagai proyek baru lainnya, semesta Avatar Legends semakin memperluas jangkauannya, menjangkau generasi penggemar baru sekaligus tetap memberi ruang bagi para penggemar setia yang telah mengikuti perjalanan Aang dan Korra sejak awal.

Avatar: Seven Havens menjadi bukti bahwa dunia Avatar terus berevolusi. Keberanian para kreator untuk mengubah status quo dan menghadirkan Avatar yang dibenci menjadi taruhan besar, namun justru di situlah daya tariknya. Serial ini tidak hanya menawarkan aksi dan petualangan, tetapi juga pertanyaan mendalam tentang kepercayaan, tanggung jawab, dan bagaimana seseorang membangun kembali harapan di dunia yang telah kehilangan iman kepada sosok yang seharusnya menyelamatkannya.

Penulis: Rusdianto
Editor: Rizky Zulianda
Sumber Berita: Paramount+, Popverse, The Cosmic Circus, IDN Times, Economic Times