Polisi Selidiki Kematian Nelayan asal Kelayan yang Ditemukan di Mantuil

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Polisi Selidiki Kematian Nelayan asal Kelayan yang Ditemukan di Mantuil

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 12 Oktober 2026 | Banjarmasin — Kepolisian masih menyelidiki kasus kematian seorang nelayan bernama Adi Imam Fizay (30) yang ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan dugaan luka tusuk di bagian dada. Korban ditemukan di sebuah rumah warga di Jalan Tembus Mantuil Gang Munawarah RT 016, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, pada Sabtu sekitar pukul 13.20 WITA.

Korban diketahui merupakan warga Jalan Mantuil Permai, Kompleks Aldi Citra Persada Blok B RT 024 RW 01, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Meski beralamat di Mantuil, korban dalam kondisi sekarat sempat menyebut dirinya sebagai orang Kelayan saat ditanya oleh pemilik rumah yang tidak dikenalnya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi bernama Nurdin (52), saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah sambil makan. Tiba-tiba korban datang, membuka pintu, lalu masuk ke rumah dalam keadaan terluka dan meminta pertolongan. Korban kemudian tergeletak telentang di ruang tamu.

Saksi sempat bertanya kepada korban, “Kamu orang mana?” Korban menjawab, “Aku orang Kelayan.” Ketika saksi menanyakan siapa yang melukainya, korban tidak memberikan jawaban. Merasa khawatir dengan kondisi korban, Nurdin kemudian keluar rumah dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarmasin Selatan.

Langkah Kepolisian

Petugas piket Polsek Banjarmasin Selatan yang tiba di lokasi mendapati korban sudah tergeletak di ruang tamu dengan tubuh berlumuran darah. Pada tubuh korban terdapat dugaan luka tusuk di bagian dada. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengevakuasi korban ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan visum.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki pihak yang diduga menganiaya korban hingga meninggal dunia. Pelaku maupun motif di balik kejadian tersebut belum diketahui.

Imbauan kepada Masyarakat

Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus melalui Kanit Reskrim Iptu Sudirno mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. “Jadi saya mengimbau masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut agar segera melapor,” ujarnya.

Polisi berharap keterangan dari warga dapat membantu mengungkap kasus ini, mengingat korban sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya meninggal dunia. Penyidik juga masih mendalami hasil visum serta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.