Gayatri Putri News – 11 Oktober 2026 | IFK Göteborg tengah menikmati periode gemilang dalam kancah olahraga Swedia. Klub berjuluk Blåvitt ini tidak hanya mencatatkan rekor impresif di lapangan hijau, tetapi juga meraih kesuksesan besar di cabang orienteering, sekaligus menghadapi drama kontroversial yang mewarnai pertandingan terakhir mereka.
Lima Kemenangan Beruntun di Allsvenskan
IFK Göteborg berhasil mengukir lima kemenangan beruntun di kompetisi Allsvenskan untuk pertama kalinya sejak musim gugur 2015. Gol tunggal Noah Tolf melalui sepakan kaki kiri pada menit kesembilan menjadi penentu kemenangan atas Västerås SK. Meski Sam Larsson mendapat peluang emas dari titik penalti di masa tambahan waktu, eksekusinya melambung di atas mistar gawang.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, IFK Göteborg kini mengoleksi 35 poin, menyamai perolehan Västerås. Mereka hanya tertinggal dua poin dari Elfsborg yang menempati posisi keempat dengan satu pertandingan lebih banyak. Persaingan menuju zona Eropa pun semakin memanas.
Drama Kontroversial di Menit Akhir
Pertandingan melawan Västerås SK menyajikan akhir yang penuh drama. Wasit memberikan hadiah penalti kepada VSK meski insiden dinilai terjadi di luar kotak penalti. Kiper Elis Jäger, yang sebelumnya gagal mengantisipasi peluang emas, kemudian menerima kartu merah langsung setelah berbenturan dengan penyerang Blåvitt, Alexander Simmelhack.
Akibatnya, bek Frederic Nsabiyumva terpaksa mengenakan jersey kiper dan berdiri di bawah mistar gawang. Tugas pertamanya adalah menghadapi penalti Sam Larsson, namun bola yang ia hadapi justru melayang jauh di atas gawang. “Menyedihkan kami kalah, tapi melegakan karena bola keluar,” ujar Nsabiyumva.
Kontroversi berlanjut setelah peluit akhir. Gelandang VSK, Abdelrahman Boudah, mengaku diusir dari ruang wasit saat mencoba meminta penjelasan. “Saya hanya ingin tahu mengapa ia berbicara seperti itu kepada saya. Saya duduk di sana dengan tenang dan nada biasa, tetapi ia menganggap saya sombong. Lalu saya masuk ke ruang wasit dan diusir olehnya. Menurut saya itu sangat buruk,” tegas Boudah kepada Fotbollskanalen.
Kejutan di F17 Allsvenskan
Di level junior, tim F17 IFK Norrköping berhasil menahan imbang IFK Göteborg dengan skor 1-1 di F17-allsvenskan södra. Göteborg sempat memimpin melalui gol Thilda Andreassen pada menit ke-40, namun Emma Lindeberg menyamakan kedudukan pada menit ke-70 dan memastikan satu poin bagi tuan rumah.
Dominasi di Kejuaraan Orienteering 25manna
Tidak hanya di sepak bola, IFK Göteborg juga bersinar di dunia orienteering. Tim orienteering IFK Göteborg berhasil meraih kemenangan kedua berturut-turut dalam ajang 25manna, salah satu estafet orienteering terbesar di dunia dengan sekitar 9.000 pelari dari seluruh Nordik dan Swedia. Ajang ini diselenggarakan oleh Snättringe SK dan OK Södertörn sebagai panitia utama.
Tim juara dari IFK Göteborg Orienteering diperkuat atlet nasional seperti Sara Hagström, Sanna Fasth, dan Gustav Runefors. Quentin Moulet, salah satu anggota tim, mengungkapkan strateginya. “Saya baru mendengar beberapa detik sebelum start bahwa kami memimpin satu menit. Saat itu saya merasa kami punya peluang besar. Saya berusaha melakukan orienteering dengan aman dan menjaga konsistensi sejak awal,” ujarnya.
IFK Göteborg Orienteering mencatatkan waktu 5:18:31, mengalahkan ratusan tim lain. Kejuaraan ini juga dihadiri banyak pelari tim nasional Swedia yang memperkuat klub masing-masing.
Prestasi dan Kontroversi yang Mewarnai Musim
Perjalanan IFK Göteborg musim ini menunjukkan kombinasi antara prestasi gemilang dan tantangan. Di sepak bola, lima kemenangan beruntun membangkitkan ambisi menembus posisi empat besar. Namun, kontroversi kepemimpinan wasit dan kartu merah kiper menjadi catatan tersendiri yang memicu diskusi panas di kalangan penggemar.
Di sisi lain, kesuksesan di orienteering memperkuat reputasi klub sebagai kekuatan olahraga serba bisa. Dengan dukungan 600 klub dan 84.000 anggota di bawah naungan Svenska Orienteringsförbundet, cabang orienteering terus menjadi wadah bagi atlet nasional maupun masyarakat umum.
Ke depan, IFK Göteborg harus menjaga momentum di Allsvenskan sembari mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Eropa dan kejuaraan orienteering berikutnya. Kombinasi antara ketangguhan mental, strategi matang, dan semangat juang akan menjadi kunci untuk mempertahankan performa positif ini.
Sumber Berita: Svenska Orienteringsförbundet, Norrköpings Tidningar, Fotbollskanalen, SVT Sport, Aftonbladet, Nyheter24.
Editor: Rizky Zulianda
Penulis: Muhammad Nur
Menyampaikan apa yang harus disampaikan





