Gayatri Putri News – 11 Oktober 2026 | Saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) mengalami tekanan jual pada perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026 di Bursa Efek Indonesia. Pelemahan ini terjadi setelah pengendali kedua perusahaan menggadaikan seluruh saham kepemilikan mereka kepada Bank Mandiri sebagai jaminan fasilitas kredit afiliasi.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham JARR turun 6,12 persen ke level Rp3.220 per unit pada pukul 09.16 WIB dengan nilai transaksi mencapai Rp24,91 miliar. Sementara itu, saham PGUN terkoreksi 0,82 persen ke posisi Rp9.100 per saham.
Dalam keterbukaan informasi, PT Eshan Agro Sentosa menjaminkan 7.997.556.204 saham JARR atau setara 100 persen kepemilikannya pada 30 September 2026. Bank Mandiri tercatat sebagai penerima gadai dalam transaksi tersebut.
Detail Transaksi Gadai Saham
Langkah penggadaian saham ini merupakan bagian dari upaya perusahaan afiliasi dalam memperoleh fasilitas kredit dari Bank Mandiri. Berikut rincian pergerakan saham kedua emiten:
| Emiten | Penurunan | Harga Saham | Nilai Transaksi |
|---|---|---|---|
| JARR | 6,12 persen | Rp3.220 | Rp24,91 miliar |
| PGUN | 0,82 persen | Rp9.100 | – |
Penggadaian saham oleh pemegang saham pengendali sering kali menjadi perhatian pasar karena berpotensi memengaruhi struktur kepemilikan dan tata kelola perusahaan. Meski demikian, perusahaan belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dampak operasional dari transaksi tersebut.
Investor tampaknya mencermati perkembangan ini dengan hati-hati, terlihat dari tekanan jual yang mendominasi perdagangan saham JARR dan PGUN pada sesi pagi. Pasar akan terus memantau apakah langkah penggadaian ini akan berlanjut atau terdapat aksi korporasi lain di masa mendatang.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






