Gayatri Putri News – 11 Oktober 2026 | Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan pujian terhadap perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh Gabriel Jesus sejak bergabung dengan klub asal Catalunya tersebut. Penyerang asal Brasil itu kini berpeluang besar tampil sebagai starter saat Barcelona menghadapi Getafe pada lanjutan La Liga, Sabtu (10/10/2026).
Kesempatan tersebut terbuka setelah Raphinha mengalami cedera. Tim pelatih Barcelona memilih untuk bersikap hati-hati terhadap kondisi pemain asal Brasil itu, sehingga Jesus memiliki ruang lebih besar untuk membuktikan kemampuannya di lini serang.
Perjalanan Cepat Menuju Barcelona
Perjalanan Gabriel Jesus menuju Barcelona berlangsung dalam waktu yang singkat. Ia meninggalkan Arsenal pada 1 September 2026 setelah tidak lagi menjadi pilihan utama manajer Mikel Arteta.
Kepindahan Jesus ke Barcelona disebut menelan biaya transfer sebesar 8,6 juta poundsterling atau sekitar Rp190 miliar. Angka tersebut terbilang cukup terjangkau bagi klub sebesar Barcelona untuk mendatangkan penyerang berpengalaman seperti dirinya.
Situasi di Arsenal Sebelum Kepindahan
Posisi Jesus di Arsenal semakin sulit setelah kedatangan Viktor Gyokeres. Persaingan di lini depan The Gunners membuat menit bermainnya berkurang drastis pada musim tersebut.
Jesus juga sempat mengaku diminta berlatih secara terpisah meski telah mengikuti pramusim bersama tim utama Arsenal. Pengakuan tersebut kemudian membuat Mikel Arteta menyatakan terkejut.
Berikut sejumlah poin penting terkait kepindahan Gabriel Jesus ke Barcelona:
- Bergabung dengan Barcelona pada 1 September 2026 setelah meninggalkan Arsenal.
- Biaya transfer mencapai 8,6 juta poundsterling atau sekitar Rp190 miliar.
- Berpeluang menjadi starter saat Barcelona menghadapi Getafe pada 10 Oktober 2026.
- Kesempatan tersebut muncul setelah Raphinha mengalami cedera.
- Sempat mengaku diminta berlatih terpisah di Arsenal sebelum kepindahan.
Peluang di Lini Serang Barcelona
Dengan kondisi Raphinha yang masih dalam pemantauan, Flick disebut memberikan kepercayaan kepada Jesus untuk mengisi posisi di lini serang. Perkembangan positif selama sesi latihan menjadi alasan utama mengapa pelatih asal Jerman itu semakin yakin dengan kualitas pemain tersebut.
Partai melawan Getafe menjadi momen penting bagi Jesus untuk menunjukkan bahwa keputusan Barcelona merekrutnya merupakan langkah yang tepat. Jika tampil impresif, bukan tidak mungkin posisinya di starting eleven semakin kokoh pada laga-laga berikutnya.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






