Gayatri Putri News – 10 Oktober 2026 | Pemahaman mengenai kondisi keuangan pribadi menjadi hal mendasar sebelum masyarakat memanfaatkan layanan pembiayaan digital. Akulaku menegaskan pentingnya edukasi agar penggunaan fasilitas seperti buy now pay later (BNPL) atau PayLater tetap selaras dengan kebutuhan dan kapasitas membayar pengguna. Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian Multifinance Day 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Living World Denpasar, Bali.
Kegiatan ini menjadi sarana bagi perusahaan pembiayaan untuk memperkenalkan layanan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan pembiayaan. Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Perry Barman Slangor, menyampaikan bahwa kemudahan memperoleh akses pembiayaan perlu diimbangi dengan pengetahuan yang memadai. Dengan begitu, masyarakat dapat mempertimbangkan keputusan keuangan berdasarkan kebutuhan dan kapasitas finansial masing-masing.
Edukasi Sebelum Bertransaksi
Dalam pandangan Akulaku, literasi finansial bukan sekadar pelengkap, melainkan prasyarat sebelum seseorang memutuskan menggunakan layanan PayLater. Pengguna didorong untuk memahami sejumlah hal penting berikut:
- Menghitung pendapatan dan pengeluaran rutin setiap bulan.
- Memastikan kewajiban cicilan tidak melebihi kemampuan bayar.
- Membedakan antara kebutuhan dan keinginan konsumtif.
- Membaca dengan teliti ketentuan, biaya, dan jadwal pembayaran.
- Menghindari penggunaan beberapa layanan pembiayaan secara berlebihan.
Dengan pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan tidak terjebak pada pola konsumsi yang melampaui kapasitas finansialnya.
Peran Multifinance Day 2026
Multifinance Day 2026 di Living World Denpasar menjadi ajang bagi industri pembiayaan untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, perusahaan dapat menjelaskan mekanisme layanan, termasuk PayLater, sekaligus menekankan prinsip kehati-hatian dalam bertransaksi.
| Aspek | Penekanan Akulaku |
|---|---|
| Tujuan layanan | Memenuhi kebutuhan, bukan gaya hidup berlebihan |
| Keputusan pembiayaan | Berdasarkan kapasitas finansial |
| Peran edukasi | Meningkatkan literasi pengguna |
| Prinsip utama | Kehati-hatian dan tanggung jawab |
Akulaku menilai bahwa akses pembiayaan yang mudah harus diiringi dengan kesadaran akan risiko. Pengguna yang memahami kemampuan finansialnya cenderung lebih bijak dalam memanfaatkan fasilitas PayLater, sehingga manfaat layanan digital dapat dirasakan tanpa menimbulkan beban di kemudian hari.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, industri pembiayaan berharap dapat mendorong masyarakat mengelola keuangan secara lebih sehat dan bertanggung jawab.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






