Flavio Bolsonaro Ungguli Lula da Silva pada Putaran Pertama Pilpres Brasil

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Flavio Bolsonaro Ungguli Lula da Silva pada Putaran Pertama Pilpres Brasil

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 05 Oktober 2026 | Senator Flavio Bolsonaro mencatatkan kejutan besar dalam putaran pertama Pemilihan Presiden Brasil yang berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026. Ia berhasil memimpin perolehan suara dan mengungguli Presiden petahana Luiz Inacio Lula da Silva. Karena tidak ada kandidat yang mampu menembus ambang batas 50 persen suara sah, kontestasi ini harus dilanjutkan ke putaran kedua yang dijadwalkan pada 25 Oktober 2026.

Berdasarkan penghitungan suara resmi yang telah mencapai 99,73 persen, posisi Flavio Bolsonaro berada di depan dengan raihan 47,08 persen atau sekitar 56 juta suara. Sementara itu, Lula da Silva yang menargetkan masa jabatan keempat harus puas mengantongi 45,10 persen suara. Selisih perolehan suara di antara keduanya tercatat mencapai lebih dari 2,3 juta suara.

Rincian Perolehan Suara Putaran Pertama

Berikut adalah data perolehan suara kedua kandidat utama berdasarkan hasil penghitungan resmi yang telah hampir rampung:

Kandidat Persentase Suara Estimasi Jumlah Suara
Flavio Bolsonaro 47,08 persen Sekitar 56 juta
Lula da Silva 45,10 persen Selisih lebih dari 2,3 juta suara di bawah Flavio

Partisipasi Pemilih dan Rekam Jejak Politik

Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu serentak ini tercatat sedikit di bawah 79 persen dari total 158,7 juta pemilih terdaftar. Angka ini menunjukkan keterlibatan masyarakat yang tetap tinggi meskipun terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan pemungutan suara.

Pencapaian perolehan suara Flavio pada putaran pertama ini bahkan melampaui raihan suara ayahnya, mantan Presiden Jair Bolsonaro, pada pemilu 2018 dan 2022. Hal ini menandai peningkatan basis dukungan politik keluarga Bolsonaro di panggung nasional Brasil.

Dengan hasil ini, perhatian publik kini beralih ke putaran kedua yang akan menjadi penentu arah kepemimpinan Brasil untuk periode berikutnya. Kedua kandidat diprediksi akan semakin intensif dalam menggalang dukungan dari pemilih yang belum menentukan pilihan maupun dari pendukung kandidat lain yang tersingkir pada putaran pertama.

Penulis: Redaksi Suara Landak
Editor: Redaksi Suara Landak