France vs Italy 1-1: Donnarumma Jadi Tembok, Zidane Kehilangan Kesempurnaan di Stade de France

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

France vs Italy 1-1: Donnarumma Jadi Tembok, Zidane Kehilangan Kesempurnaan di Stade de France

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | Pertandingan France vs Italy dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/27 League A Group A1 di Stade de France, Paris, Jumat malam waktu setempat, berakhir dengan skor imbang 1-1. Hasil ini menjadi pukulan tersendiri bagi Zinedine Zidane, yang sebelumnya mencatat dua kemenangan beruntun pada dua laga pertamanya sebagai pelatih tim nasional Prancis.

Laga France vs Italy kali ini terasa istimewa karena menjadi debut kandang Zidane. Ia menakhodai Les Bleus menghadapi Italia, negara yang pernah menjadi lawannya di final Piala Dunia 2006, pertandingan terakhirnya sebagai pemain yang dikenang karena insiden tandukan ke dada Marco Materazzi. Kali ini, drama berlangsung dengan cara yang berbeda, meski tetap menyisakan kekecewaan bagi tuan rumah.

Jalannya Pertandingan

Prancis mendominasi penguasaan bola sejak menit awal dan menekan Italia ke area pertahanan mereka sendiri. Namun, peluang pertama justru lahir dari kubu tamu. Moise Kean gagal memaksimalkan kesempatan emas dari dalam kotak penalti enam yard setelah tembakannya mengarah tepat ke kiper Mike Maignan.

Sepanjang babak pertama, umpan-umpan rapi dan permainan menyerang Prancis tidak berbuah gol. Peluang terdekat tuan rumah datang lewat umpan silang Michael Olise yang membentur mistar gawang. Menjelang turun minum, Italia justru lebih berbahaya. Tembakan Davide Frattesi yang mengarah ke gawang terkena sentuhan pemain Prancis dan berbuah sepak pojok.

Memasuki babak kedua, Prancis akhirnya memecah kebuntuan. Michael Olise mencetak gol sepuluh menit setelah jeda melalui tendangan bebas spektakuler, gol keduanya di ajang Nations League musim ini. Keunggulan itu tidak bertahan lama. Alessandro Bastoni menyamakan kedudukan untuk Italia dan memaksa tuan rumah bermain lebih hati-hati.

Menjelang akhir pertandingan, Prancis harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Dayot Upamecano menerima kartu kuning kedua. Situasi itu membuat tuan rumah kehilangan momentum untuk mengejar gol kemenangan.

Reaksi Zidane dan Sorotan Media

Zidane mengaku kecewa dengan hasil akhir, tetapi tetap mengapresiasi usaha para pemainnya. Kepada TF1, ia menyatakan bahwa timnya layak mendapatkan hasil lebih baik, namun ia bangga dengan kerja keras, pressing, dan sikap para pemain yang disebutnya teladan.

Media di Prancis dan Italia memberikan penilaian yang beragam terhadap hasil imbang ini. Namun, kedua kubu sepakat menyoroti performa kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, yang tampil gemilang dan layak mendapat pujian tersendiri. Penampilannya menjadi salah satu faktor utama Italia mampu menahan gempuran tuan rumah.

Kekuatan Baru Italia

Hasil imbang melawan Prancis memunculkan narasi baru tentang kebangkitan tim nasional Italia. Semangat juang, keberanian dalam mengambil keputusan taktis, serta munculnya talenta-talenta muda membuat Italia terlihat memasuki era baru. Pilihan-pilihan berani dari kursi pelatih mulai membuahkan hasil, termasuk kemampuan Italia menciptakan peluang berbahaya meski tidak menguasai bola.

Beberapa nama seperti Giorgio Scalvini, Riccardo Calafiori, dan Moise Kean menunjukkan bahwa regenerasi skuad berjalan sesuai rencana. Kombinasi pemain muda dan pengalaman membuat Italia lebih sulit diprediksi dibandingkan beberapa musim terakhir.

Dampak bagi Prancis

Bagi Prancis, hasil ini mengakhiri catatan sempurna Zidane. Sebelumnya, Les Bleus menang 1-0 atas Turkiye dan Belgia pada dua laga awal. Kini, Zidane menghadapi tantangan baru, terutama menjelang pertandingan melawan Belgia berikutnya.

Tanpa Kylian Mbappe yang absen karena cedera lutut, lini serang Prancis bertumpu pada Ousmane Dembele, Michael Olise, dan Desire Doue. Di lini belakang, Zidane harus mencari pengganti Upamecano yang terkena sanksi satu pertandingan, dengan Maxence Lacroix berpotensi berduet bersama Jeremy Jacquet.

Berdasarkan data pertandingan, berikut gambaran singkat jalannya laga:

Aspek Prancis Italia
Gol 1 (Olise) 1 (Bastoni)
Penguasaan Bola Dominan Bertahan dan serang balik
Peluang Berbahaya Olise, Dembele Kean, Frattesi
Kartu Upamecano (kuning kedua) Tidak ada kartu penting

Hasil France vs Italy ini menunjukkan bahwa sepak bola tidak selalu berpihak kepada tim yang mendominasi. Italia tampil disiplin, sabar, dan efektif saat mendapat kesempatan. Sebaliknya, Prancis harus belajar bahwa penguasaan bola tanpa penyelesaian yang tajam bisa berujung pada kehilangan poin penting.

Bagi Italia, hasil ini menjadi modal berharga untuk melanjutkan momentum kebangkitan. Bagi Prancis, laga ini menjadi pengingat bahwa perjalanan Zidane bersama Les Bleus masih panjang dan penuh ujian. Duel France vs Italy kali ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan penanda bahwa persaingan di Grup A1 akan berlangsung ketat hingga akhir.

Sumber Berita: Italy’s New Dawn: Courage, Tactics, and a Reignited Passion; Newspaper verdicts after France 1-1 Italy; UEFA Nations League 2026/27 League A: France vs. Italy; France lineup vs. Belgium: Predicted XI; France held to 1-1 draw as Italy dampen Zidane’s home debut.

Penulis: Redaksi Olahraga
Editor: Redaksi Olahraga