Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | Kabar duka menyelimuti jagat media sosial Indonesia. Mbah Leginah, kreator konten lansia asal Cepu, Blora, Jawa Tengah, menghembuskan napas terakhir pada Jumat malam, 2 Oktober 2026, dalam usia 85 tahun. Kepergian nenek yang dikenal jenaka ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, penggemar, dan sesama kreator konten di Tanah Air.
Riwayat Kesehatan Mbah Leginah
Menjelang akhir hayatnya, kondisi kesehatan Mbah Leginah dilaporkan sempat menurun. Ia mengalami sakit dalam beberapa waktu terakhir dan sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas. Meski mendapat perawatan medis, nenek berusia 85 tahun itu akhirnya dinyatakan tutup usia pada Jumat malam.
Kabar duka ini pertama kali tersiar melalui unggahan akun Instagram @refidoo, akun yang selama ini menjadi kanal utama konten Mbah Leginah bersama sang cucu, Refido. Informasi tersebut kemudian dikutip oleh Suara Landak dari laman Suara.com.
Perjalanan Karier di Dunia Konten Digital
Mbah Leginah meraih popularitas luar biasa di media sosial berkat konten keseharian bersama cucunya. Interaksi hangat antara nenek dan cucu yang dikemas dengan bahasa Jawa ini tampil natural, lucu, dan menyentuh, sehingga mampu menarik perhatian jutaan penonton.
Konten mereka tersebar di berbagai platform digital, antara lain:
- TikTok, tempat video pendek mereka sering menjadi viral
- Instagram melalui akun @refidoo
- YouTube, yang menampilkan video berdurasi lebih panjang
Unggahan bertema interaksi nenek dan cucu berbahasa Jawa tersebut secara konsisten mendulang jutaan penayangan. Popularitas Mbah Leginah membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk berkarya di era digital.
Warisan dan Kenangan
Kepergian Mbah Leginah menjadi kehilangan besar bagi dunia kreator konten Indonesia. Sosoknya tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Jawa kepada audiens yang lebih luas, termasuk generasi muda.
Banyak penggemar mengenang Mbah Leginah sebagai figur nenek yang hangat, jujur, dan apa adanya. Konten-konten yang ia bintangi bersama Refido akan terus menjadi warisan digital yang mengenang kehangatan hubungan antargenerasi.
Keluarga besar Suara Landak menyampaikan turut berduka cita atas kepergian Mbah Leginah. Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Penulis: Redaksi Suara Landak
Editor: Redaksi Suara Landak
Sumber: Suara Landak (https://www.suaralandak.co.id/kreator-konten-mbah-leginah-meninggal-dunia)
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






