Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI, Berpeluang Cetak Sejarah di Timnas Indonesia

Avatar Rizky

by

Published

Last update

5 menit

Read Time

Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI, Berpeluang Cetak Sejarah di Timnas Indonesia

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Jakarta – Kabar mengenai proses naturalisasi pemain Dewa United Banten FC, Taisei Marukawa, kembali mencuri perhatian publik sepak bola Tanah Air. Winger kelahiran Higashihiroshima, Jepang, 30 Januari 1997 itu kini berada selangkah lagi untuk resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menuntaskan seluruh dokumen yang dipersyaratkan. Jika permohonannya disetujui, Marukawa akan menorehkan sejarah sebagai pesepak bola kelahiran Jepang pertama yang memperkuat Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi.

Pemain berusia 29 tahun itu mengaku telah menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan dan kini hanya bisa bersabar menunggu proses persetujuan dari pihak berwenang. Meski demikian, ia belum bisa membeberkan secara rinci tahapan yang sedang dijalaninya saat ini.

“Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai prosesnya, tetapi saya sudah menyerahkan dokumen yang diperlukan dan saat ini masih menunggu persetujuan,” ujar Marukawa, dikutip dari laman resmi iLeague.

Keinginan Marukawa untuk menjadi WNI bukan tanpa alasan. Ia mengaku telah jatuh cinta pada Indonesia setelah lima tahun menjalani karier di Tanah Air. Keramahan masyarakat dan kenyamanan hidup yang dirasakannya menjadi faktor utama yang membuatnya betah dan bertekad mengubah kewarganegaraannya.

“Saya sudah tinggal di Indonesia selama lima tahun dan benar-benar jatuh cinta dengan negara ini. Semua orang sangat ramah, dan menghabiskan waktu di Indonesia membuat saya merasa bahagia,” tambahnya.

Jejak Karier Lima Tahun di Liga Indonesia

Marukawa pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia pada 2021 untuk memperkuat Persebaya Surabaya. Kedatangannya kala itu disambut meriah oleh pendukung Bonek. Setelah berseragam Persebaya, ia sempat membela PSIS Semarang, sebelum akhirnya bergabung dengan Dewa United Banten FC di kompetisi Super League.

Pada awal musim 2026-2027, performa Marukawa terbilang menjanjikan. Dari empat pertandingan yang dilakoninya bersama Dewa United, ia telah mencatatkan satu gol dan empat assist. Kontribusi tersebut menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang serang kreatif yang memiliki visi bermain baik.

Sepanjang kariernya di Liga Indonesia, Marukawa memang dikenal sebagai pemain asing yang konsisten. Kemampuan teknisnya di atas rata-rata serta naluri menyerang yang tajam membuatnya menjadi salah satu pemain yang cukup diperhitungkan di kompetisi domestik.

Peluang Membela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sebelumnya menyatakan akan menambah pemain baru dan pemain diaspora ke dalam skuad Garuda dalam enam bulan ke depan. Langkah itu disiapkan untuk menghadapi putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Herdman menegaskan sepak bola Indonesia tengah menuju level yang lebih tinggi dan membutuhkan pemain yang mampu bersaing di level tersebut, sejalan dengan target masuk ke fase Piala Dunia pada 2030.

Kabar mengenai proses naturalisasi Marukawa pun disebut-sebut sejalan dengan rencana tersebut. Jika resmi menjadi WNI, peluang Marukawa untuk memperkuat Timnas Indonesia akan bergantung pada keputusan pelatih. Namun, satu hal yang pasti, sang pemain telah menyatakan mimpi terbesarnya adalah membela Skuad Garuda.

“Impian terbesar saya adalah menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Bisa bermain untuk Indonesia akan menjadi sebuah kehormatan yang sangat besar bagi saya,” tegasnya.

Syarat Naturalisasi dan Preseden Cristian Gonzales

Proses naturalisasi di Indonesia mengacu pada Pasal 9 UU No. 12 Tahun 2006. Salah satu syarat utamanya adalah wajib bertempat tinggal di wilayah Indonesia paling singkat lima tahun berturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut. Pemain sepak bola asing yang ingin berpaspor Indonesia diwajibkan menetap di Tanah Air selama lima tahun tanpa meninggalkan wilayah RI.

Skema tersebut pernah dijalani penyerang Cristian Gonzales. Penyerang asal Uruguay yang berkarier di Liga Indonesia sejak 2003 itu akhirnya resmi menjadi WNI pada 2010. Selama menanti dikabulkannya permintaan tersebut, Gonzales tidak pulang ke negaranya, bahkan harus menahan diri untuk tidak menjenguk sang ayah yang sakit. Perjuangannya berbuah manis ketika ia bisa memperkuat Timnas Indonesia pada rentang 2010 hingga 2014.

Selama ini, pemain naturalisasi Indonesia lebih banyak diisi oleh mereka yang berasal dari Afrika, Eropa, dan Amerika Latin. Sebut saja nama-nama seperti Greg Nwokolo, Bio Paulin, Herman Dzumafo, Ilija Spasojevic, Cristian Gonzales, hingga Beto Goncalves. Kehadiran Marukawa pun berpotensi membuka babak baru dalam sejarah naturalisasi sepak bola Indonesia.

Faktor Pendukung dan Catatan Penting

Ada beberapa hal yang membuat peluang Marukawa untuk naturalisasi semakin terbuka lebar, antara lain:

  • Marukawa belum pernah membela tim kelompok umur maupun tim senior Jepang, sehingga masih berpeluang pindah kewarganegaraan.
  • Ia telah bermain di Liga Indonesia selama kurang lebih lima tahun, memenuhi syarat domisili sesuai regulasi.
  • Usianya yang masih 29 tahun dinilai masih produktif untuk berkontribusi di level internasional.
  • Kemampuan teknis dan visi bermainnya dinilai cocok dengan kebutuhan skuad Garuda.

Meski demikian, proses naturalisasi bukanlah perkara yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Dibutuhkan persetujuan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga terkait, sebelum status kewarganegaraan seseorang resmi berubah. Marukawa pun saat ini hanya bisa menunggu sambil terus menunjukkan performa terbaiknya bersama Dewa United.

Jika semua berjalan lancar, bukan tidak mungkin Marukawa akan segera mengenakan seragam merah putih dan menjadi bagian dari skuad Garuda di ajang internasional mendatang. Sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan dirinya, tetapi juga menjadi catatan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.

Pada akhirnya, kisah Taisei Marukawa menjadi cerminan bagaimana sepak bola mampu membangun ikatan emosional antara seorang pemain asing dan negara yang membesarkan kariernya. Keramahan masyarakat Indonesia dan pengalaman lima tahun di Liga Indonesia telah menumbuhkan kecintaan mendalam dalam dirinya. Kini, tinggal menunggu waktu apakah mimpi besarnya untuk membela Timnas Indonesia dapat terwujud. Jika terwujud, Marukawa akan dikenang sebagai pelopor pemain kelahiran Jepang yang membuka jalan bagi generasi berikutnya, sekaligus menegaskan bahwa sepak bola Indonesia semakin terbuka bagi talenta terbaik dari berbagai belahan dunia.

Sumber Berita: tirto.id, VIVA, Sukabumiupdate.com

Penulis: Redaksi Olahraga
Editor: Redaksi