Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Jakarta – Tahun 2029 bukan sekadar angka di kalender. Berbagai negara dan institusi internasional tengah bersiap menjadikannya sebagai momentum penting dalam sejarah. Mulai dari penguatan pertahanan, tuan rumah kejuaraan dunia, hingga konektivitas antarnegara, semuanya mengarah pada satu tahun yang penuh dinamika.
Kroasia Perkuat Pertahanan dengan Sistem Roket Canggih
Kroasia secara resmi mengumumkan pembelian 18 unit peluncur roket multilaras Chunmoo K239 dari perusahaan pertahanan Korea Selatan, Hanwha Aerospace. Kesepakatan senilai 435,2 juta euro tanpa PPN ini menjadi bukti nyata kerja sama strategis antara Zagreb dan Seoul. Sistem senjata ini dijadwalkan tiba di Kroasia secara bertahap hingga tahun 2029.
Ketua Parlemen Kroasia, Gordan Jandroković, menyebut langkah ini sebagai hasil konkret dari hubungan bilateral yang erat. “Ini adalah pilar baru dalam kerja sama kami, tidak hanya di bidang pertahanan tetapi juga teknologi tinggi dan energi,” ujarnya saat menerima kunjungan koleganya dari Korea Selatan, Chung Jong-sik, di Zagreb.
Chunmoo K239 sendiri telah digunakan oleh Norwegia, Estonia, dan Polandia. Kehadirannya di Kroasia diharapkan memperkuat posisi negara itu di kawasan Eropa Tenggara. Memorandum saling pengertian antara Kementerian Pertahanan kedua negara juga telah ditandatangani pada September lalu, menandai babak baru aliansi pertahanan.
Kenya Bersiap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Atletik 2029
Di benua Afrika, Kenya tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Atletik 2029. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Menteri Olahraga Salim Mvurya setelah menerima kunjungan Presiden Badan Antidoping Dunia (WADA), Witold Banka, selama tiga hari di Nairobi.
Pemerintah Kenya berjanji akan memperketat pengawasan terhadap doping dan meningkatkan program pencegahan. “Kami ingin menciptakan lingkungan olahraga yang bersih dan adil. Kerja sama dengan WADA akan kami perkuat,” tegas Mvurya. Langkah ini menjadi krusial mengingat reputasi Kenya sebagai kekuatan atletik dunia sempat tercoreng oleh kasus doping beberapa tahun terakhir.
Kejuaraan Dunia Atletik 2029 akan menjadi yang pertama digelar di Afrika, sebuah momen bersejarah bagi benua itu. Presiden William Ruto pun menyatakan dukungan penuh dan berjanji menjadikan event ini sebagai panggung bagi atlet-atlet Afrika untuk bersinar tanpa noda.
Mbappé dan Kontrak 2029: Antara Setia dan Sanksi
Di dunia sepak bola, nama Kylian Mbappé kembali menjadi sorotan. Penyerang Real Madrid itu terikat kontrak hingga 30 Juni 2029. Namun, rumor kepindahan pada akhir musim ini semakin kencang. Jika Mbappé memutus kontrak secara sepihak, FIFA memiliki aturan tegas.
Menurut Statuta Transfer Pemain yang berlaku mulai 1 Januari 2027, Real Madrid berhak menuntut kompensasi penuh atas kerugian yang timbul. Besaran ganti rugi mencakup nilai jasa pemain, biaya transfer yang hilang, hingga biaya penggantian. Yang lebih berat, Mbappé bisa terkena larangan bermain selama empat bulan untuk pertandingan resmi, dan bisa diperpanjang menjadi enam bulan jika ada keadaan yang memberatkan.
Sanksi tersebut hanya berlaku untuk klub, sementara ia tetap bisa memperkuat tim nasional Prancis. Namun, jika kepergiannya dilakukan atas kesepakatan bersama, tidak ada sanksi yang berlaku. Situasi ini menjadi ujian loyalitas dan profesionalisme bagi bintang berusia 27 tahun itu.
Jenewa Jadi Pusat Kongres Antariksa Dunia 2029
Jenewa, Swiss, terpilih sebagai tuan rumah Kongres Internasional Astronautika (IAC) ke-80 yang akan berlangsung pada 8-12 Oktober 2029. Acara ini diperkirakan dihadiri lebih dari 10.000 spesialis dari industri, riset, badan antariksa, dan politik global.
Kandidasi Swiss yang didukung oleh Swissmem, Swiss Space Industries Group, dan Swiss Space Office diterima oleh komunitas antariksa internasional. “Ini adalah sinyal kuat bagi industri antariksa Swiss,” ujar Raoul Keller, Sekretaris Jenderal Swiss Space Industries Group. Pameran kongres akan dibuka untuk umum pada hari terakhir, memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk menjelajahi teknologi antariksa terkini.
Den Haag Kejar Koneksi Kereta ke Brussel Sebelum 2029
Kota Den Haag di Belanda berambisi memiliki jalur kereta langsung ke Brussel, Belgia, sebelum tahun 2029. Wali Kota Adeel Mahmood menegaskan bahwa koneksi ini bukan sekadar transportasi, melainkan simbol keterhubungan dengan Eropa. “Kami memiliki ribuan pekerja internasional, institusi pengetahuan, dan organisasi global. Koneksi ini akan memperkuat posisi kami,” jelasnya.
Dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk Europol yang mencatat 1.200 perjalanan kereta dan 9.000 konferensi per tahun. World Forum juga menyoroti pentingnya aksesibilitas untuk sektor kongres internasional. Target 2029 dipilih karena pada paruh kedua tahun itu, Belanda akan memegang presidensi Dewan Uni Eropa, yang akan mendatangkan banyak kunjungan dari Brussels.
Menuju 2029: Tahun Penuh Agenda Strategis
Dari pertahanan hingga olahraga, dari antariksa hingga transportasi, tahun 2029 menjadi magnet bagi berbagai agenda besar. Negara-negara dan organisasi internasional tampaknya sepakat bahwa tahun tersebut adalah momen untuk menunjukkan kemajuan dan komitmen. Bagi publik, 2029 mungkin masih beberapa tahun lagi, tetapi persiapannya telah dimulai hari ini.
Sumber Berita: Danas.rs, Marabou News Agency, Mitre, blue News, Omroep West
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






