Spotify di Pusaran Tren Global 2026: Dari ADÉLA yang Mengguncang Chart hingga Program Kesehatan Mental Z世代

Avatar Rizky

by

Published

Last update

4 menit

Read Time

Spotify di Pusaran Tren Global 2026: Dari ADÉLA yang Mengguncang Chart hingga Program Kesehatan Mental Z世代

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 01 Oktober 2026 | Platform streaming musik raksasa Spotify kembali menjadi pusat perhatian dunia hiburan dan teknologi sepanjang akhir September hingga awal Oktober 2026. Berbagai peristiwa penting mewarnai ekosistem platform ini, mulai dari kemunculan bintang pop baru asal Slovakia yang mendominasi tangga lagu global, ekspansi bisnis kesehatan pendirinya, hingga peluncuran program inovatif untuk kesehatan mental generasi muda di Jepang.

ADÉLA, Pendatang Baru yang Mengguncang Peta Musik Dunia

Nama ADÉLA mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta musik internasional. Penyanyi, penulis lagu, dan penari asal Slovakia ini berhasil menempatkan album debutnya, PRIMA, ke dalam jajaran tiga besar album paling banyak didengarkan di seluruh dunia di Spotify, hanya beberapa minggu setelah perilisannya.

Perjalanan karier ADÉLA terbilang unik. Sebelum debut resminya, ia sempat mengikuti ajang pencarian bakat Dream Academy, sebuah reality show yang melahirkan grup KATSEYE. Meski menjadi salah satu peserta yang tersingkir lebih awal, kegagalan tersebut tidak menghentikan langkahnya. Pada 2024, ia merilis singel perdananya secara independen berjudul Homewrecked, lalu menandatangani kontrak dengan Capitol Records pada 2025, label legendaris yang pernah menaungi The Beatles.

Pada 2026, ADÉLA dipercaya menjadi penampil pembuka dalam tur Demi Lovato, sekaligus mengumumkan perilisan album studio pertamanya. Lagu-lagu seperti KGB dan Nicole Kidman menjadi bukti bahwa pendekatan musikalnya mampu menyegarkan kembali genre pop bagi generasi baru. Menariknya, dalam karya-karyanya, ADÉLA cenderung mendesentralisasi dominasi Amerika Serikat dan lebih menonjolkan identitas asalnya sebagai bagian dari narasi global yang inklusif.

Antusiasme penggemar di Mexico pun membuktikan besarnya magnet sang bintang. Dua jadwal konsernya di Mexico City pada 15 dan 16 Oktober 2026 dilaporkan telah sold out, menandai babak baru dalam karier internasionalnya.

Neko Health, Ambisi Daniel Ek di Ranah Kesehatan Preventif

Langkah Spotify tidak hanya berhenti pada musik. Pendiri Spotify, Daniel Ek, melalui startup Neko Health, tengah membawa misi baru ke Amerika Serikat. Perusahaan ini berhasil mengumpulkan dana sebesar 700 juta dolar AS untuk mengembangkan bisnis pemindaian tubuh (body scan) yang berfokus pada kesehatan preventif.

Neko Health bukan satu-satunya pemain di sektor ini. Midjourney juga dilaporkan tengah membangun pemindai tubuhnya sendiri, sementara Function Health telah mengumpulkan modal signifikan untuk memperluas platform kesehatan preventif mereka. Para investor tampak optimistis bahwa pemindaian tubuh akan menjadi bagian integral dari sistem layanan kesehatan di masa depan, meski masih terdapat pertanyaan mengenai sejauh mana teknologi ini dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat.

BLUE? It’s Okay, Inisiatif Spotify untuk Kesehatan Mental Z世代

Di Jepang, Spotify meluncurkan sebuah program orisinal bertajuk BLUE? It’s Okay, sebuah seri video yang dirancang khusus untuk mendampingi kesehatan mental generasi Z. Program ini menggabungkan sesi akustik yang direkam di studio Spotify dengan konten podcast video, di mana para musisi berbagi pengalaman pribadi mereka tentang kecemasan, kesulitan tidur, dan cara mereka mengelola emosi negatif.

Sejumlah musisi ternama Jepang turut berpartisipasi, antara lain band rock Retro Riron, rapper Daichi Yamamoto, penyanyi Nishina, dan yang terbaru adalah ano, yang kontennya mulai tayang pada 1 Oktober 2026. Melalui program ini, Spotify berupaya menyampaikan pesan bahwa perasaan sedih atau gelisah adalah hal yang wajar dan tidak perlu disembunyikan.

Data internal Spotify menunjukkan bahwa 57 persen generasi Z di Jepang merasa hidup mereka penuh kesulitan, dan 45 persen di antaranya merasa cemas untuk mengekspresikan emosi secara terbuka. Selain itu, 25 persen pemutaran musik oleh generasi Z terjadi pada malam hari, dengan playlist bertema tidur menjadi salah satu yang paling banyak dikonsumsi. Survei lain juga mengungkap bahwa 66 persen generasi Z memandang podcast sebagai tempat berlindung yang penting bagi kesehatan mental mereka.

Tantangan Akses Premium di Rusia

Di sisi lain, pengguna di Rusia masih menghadapi kendala dalam mengakses layanan berlangganan Spotify Premium. Sejak platform ini menghentikan operasinya di Rusia pada 11 April 2022, tidak ada lagi sistem penagihan langsung yang tersedia. Untuk tetap menikmati layanan premium tanpa kehilangan playlist dan riwayat mendengarkan, pengguna di Rusia harus menggunakan metode alternatif, seperti memanfaatkan jasa perantara melalui aplikasi pesan, menggunakan kartu pembayaran dari negara yang didukung, atau mengaktifkan kode regional yang sesuai.

Pilihan berlangganan yang paling umum digunakan adalah paket Individual, karena paket Duo dan Family dinilai berisiko tidak berfungsi akibat verifikasi lokasi dan alamat yang ketat dari pihak Spotify. Meskipun demikian, pengguna tetap dapat mempertahankan akun lama mereka, termasuk daftar putar dan rekomendasi yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.

Dinamika Ekosistem Audio Global

Rangkaian peristiwa ini menunjukkan bahwa Spotify tidak lagi sekadar platform pemutar musik. Ia telah bertransformasi menjadi ekosistem yang memengaruhi industri musik global, mendorong lahirnya bintang-bintang baru dari berbagai belahan dunia, memperluas cakupan bisnis pendirinya ke sektor kesehatan, serta menjadi ruang aman bagi generasi muda untuk berbicara tentang kesehatan mental.

Kehadiran ADÉLA di jajaran teratas chart global menegaskan bahwa selera musik dunia semakin terbuka terhadap talenta dari negara non-Anglophone. Sementara itu, inisiatif BLUE? It’s Okay memperlihatkan bagaimana platform digital dapat berperan lebih dari sekadar hiburan, yakni sebagai sahabat dalam menghadapi tekanan emosional sehari-hari. Di tengah berbagai tantangan regulasi dan akses di sejumlah negara, Spotify terus berupaya memperluas jangkauan dan relevansinya, membuktikan bahwa audio bukan hanya tentang suara, tetapi juga tentang koneksi, empati, dan inovasi tanpa henti.