Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menyerukan agar seluruh pihak yang terlibat konflik di Gaza segera mewujudkan gencatan senjata permanen. Imbauan ini disampaikan menjelang peringatan tiga tahun serangan Hamas terhadap Israel yang jatuh pada 7 Oktober 2023. Seruan tersebut bertujuan mengakhiri penderitaan warga sipil sekaligus membuka jalan menuju perdamaian abadi di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataan resminya pada Selasa, 6 Oktober 2026, Guterres menegaskan bahwa penghormatan terhadap hukum internasional dan penyaluran bantuan kemanusiaan dalam skala besar sudah sangat mendesak untuk dilakukan. Ia menyoroti kondisi kemanusiaan yang semakin memburuk akibat berkepanjangannya konflik bersenjata di wilayah tersebut.
“Sudah saatnya gencatan senjata menjadi permanen. Sudah saatnya mengizinkan bantuan kemanusiaan dalam skala besar. Dan sudah saatnya menghormati hukum internasional,” ujar Guterres dalam pernyataan resmi yang dilansir AFP.
Data Korban Jiwa Terus Bertambah
Selain itu, lebih dari 1.440 warga Gaza dilaporkan tewas akibat serangan militer Israel sejak gencatan senjata singkat diberlakukan pada Oktober 2025. Fakta ini menunjukkan bahwa upaya gencatan senjata sementara belum cukup untuk menghentikan kekerasan secara menyeluruh.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Total korban tewas akibat kampanye militer Israel | Lebih dari 74.200 orang |
| Korban tewas sejak gencatan senjata singkat Oktober 2025 | Lebih dari 1.440 orang |
Dorongan Perdamaian Berkelanjutan
Seruan Guterres menegaskan posisi PBB yang konsisten mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik. Ia menekankan bahwa penghormatan terhadap hukum internasional merupakan prasyarat utama bagi terciptanya stabilitas jangka panjang di Gaza dan kawasan sekitarnya.
Desakan ini juga menjadi pengingat bagi komunitas internasional akan pentingnya mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga sipil yang terdampak. Tanpa langkah nyata, penderitaan warga Gaza dikhawatirkan akan terus berlanjut tanpa kepastian kapan berakhir.
Peringatan tiga tahun serangan 7 Oktober 2023 menjadi momentum refleksi bagi banyak pihak. Guterres berharap agar momen tersebut dapat mendorong komitmen bersama untuk mengakhiri kekerasan dan mewujudkan perdamaian yang langgeng di Timur Tengah.
Sumber Berita: Suara Landak (suaralandak.co.id)
Penulis: Tim Redaksi Suara Landak
Editor: Redaktur Suara Landak
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






