Schneider Electric dan UGM Perkuat Sinergi Penguatan Talenta Vokasi

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Schneider Electric dan UGM Perkuat Sinergi Penguatan Talenta Vokasi

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 05 Oktober 2026 | Schneider Electric menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mempercepat transformasi industri berkelanjutan sekaligus mengembangkan talenta nasional. Kerja sama ini berfokus pada penguatan talenta vokasi yang siap menghadapi kebutuhan dunia industri modern.

Sinergi tersebut mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari pengembangan jalur karier mahasiswa, penyelarasan kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri, penyediaan sarana pembelajaran berbasis teknologi digital, hingga peningkatan pengalaman praktis mahasiswa di dunia kerja. Inisiatif ini melibatkan secara langsung Fakultas Teknik dan Sekolah Vokasi UGM.

Melalui kesepakatan tersebut, kedua belah pihak berkomitmen membangun jalur talenta berkelanjutan melalui program magang terstruktur bagi para mahasiswa. Program ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan nyata industri.

Selain itu, kerja sama ini mengintegrasikan solusi EcoStruxure Automation Expert (EAE) ke dalam kurikulum pembelajaran. Teknologi otomasi berbasis perangkat lunak terbuka tersebut dirancang khusus untuk mendukung efisiensi sistem kontrol digital pada berbagai proses industri modern.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat talenta vokasi di Indonesia agar lebih kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Beberapa fokus utama kemitraan ini antara lain:

  • Pengembangan jalur karier mahasiswa melalui program magang terstruktur
  • Penyelarasan kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri
  • Penyediaan sarana pembelajaran berbasis teknologi digital
  • Peningkatan pengalaman praktis mahasiswa di dunia kerja
  • Integrasi solusi EcoStruxure Automation Expert (EAE) dalam kurikulum

Dengan kemitraan ini, Schneider Electric dan UGM berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Penguatan talenta vokasi menjadi kunci dalam mendorong transformasi industri berkelanjutan di tanah air.