Rutan Kelas IIB Barabai dan DLH HST Kolaborasi Kembangkan Pengelolaan Sampah Terpadu Sekaligus Berdayakan Warga Binaan

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 02 Oktober 2026 | Rutan Kelas IIB Barabai bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) resmi menjalin kerja sama untuk mengembangkan pengelolaan sampah terpadu yang sekaligus memberdayakan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Penandatanganan perjanjian antara kedua instansi tersebut berlangsung di Aula Kantor DLH Kabupaten HST pada Senin, 7 September 2026.

Kesepakatan ini menjadi langkah konkret untuk mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan program pembinaan di lingkungan Rutan Barabai. Melalui skema tersebut, warga binaan akan memperoleh ruang untuk terlibat dalam kegiatan produktif yang memberi manfaat langsung bagi lingkungan sekitarnya.

Sinergi untuk Pengelolaan Sampah dan Pembinaan

Kepala DLH HST, H. Mursyidi, menyatakan bahwa sinergi ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan sampah sekaligus memberikan manfaat bagi warga binaan melalui kegiatan yang bersifat edukatif dan produktif. Menurutnya, kerja sama ini tidak sekadar berbicara soal pengelolaan sampah, tetapi juga bagaimana kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran dan pemberdayaan bagi warga binaan.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak sangat diperlukan agar pengelolaan sampah tidak berhenti pada proses pengumpulan dan pembuangan, melainkan berkembang menjadi kegiatan yang lebih terpadu dan bernilai guna. Dengan pendekatan tersebut, sampah tidak lagi dipandang sebagai residu semata, tetapi sebagai sumber daya yang dapat diolah dan dimanfaatkan kembali.

Bekal Keterampilan bagi Warga Binaan

Dari sisi pembinaan, program ini membuka kesempatan bagi WBP untuk memperoleh pengalaman serta keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Kepala Rutan Kelas IIB Barabai, Nanang Badruzzaman, menyambut positif kolaborasi tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif dan memberikan dampak nyata.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin warga binaan mendapatkan keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat sehingga mereka memiliki bekal untuk kembali berkontribusi di masyarakat,” kata Nanang.

Mendukung Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan

Program ini juga mendukung upaya Pemerintah Kabupaten HST dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih terarah. Selain menghasilkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya memilah, mengolah, dan memanfaatkan sampah secara bertanggung jawab.

Beberapa manfaat yang diharapkan dari kolaborasi ini antara lain:

  • Terciptanya pengelolaan sampah yang lebih terpadu di lingkungan Rutan Barabai.
  • Warga binaan memperoleh keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
  • Lingkungan sekitar menjadi lebih bersih, sehat, dan lestari.
  • Tumbuhnya kesadaran kolektif tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Kolaborasi Rutan Barabai dan DLH HST menjadi contoh sinergi lintas sektor yang menggabungkan kepentingan lingkungan dengan pembinaan sumber daya manusia. Sampah dikelola, keterampilan dikembangkan, dan warga binaan diberi kesempatan untuk membangun kemandirian.

Kerja sama ini diharapkan terus berkembang sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan di lingkungan Rutan Barabai, tetapi juga mendukung terciptanya budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten HST.

Sumber Berita: Barito Post (https://www.baritopost.co.id/rutan-kelas-iib-barabai-dan-dlh-hst-kolaborasi-kembangkan-pengelolaan-sampah-terpadu-sekaligus-berdayakan-warga-binaan/)

Penulis: Redaksi Barito Post
Editor: Redaksi Barito Post