Gayatri Putri News – 10 Oktober 2026 | Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, mengusulkan agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya. Usulan ini disampaikan untuk meredakan kemarahan publik terkait polemik ijazah yang belakangan menyeret nama Gibran, sekaligus mencegah dampak politik yang lebih luas terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Usulan tersebut disampaikan Rocky dalam sebuah perbincangan bersama Akbar Faizal di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Menurut Rocky, langkah pengunduran diri itu dapat menjadi solusi untuk menghindari konflik yang berpotensi membesar dan melibatkan lebih banyak pihak.
Polemik Ijazah dan Mekanisme Politik di DPR
Rocky menilai bahwa polemik yang melibatkan Gibran sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme politik di DPR. Ia mengingatkan bahwa penyelesaian secara politik lebih terkendali dibandingkan membiarkan persoalan tersebut berkembang menjadi kemarahan massa di jalanan.
Beban Politik dan Moral Presiden
Dalam pandangannya, pengunduran diri Gibran dapat meredakan ketegangan yang tengah berkembang. Selain itu, langkah tersebut dinilai mampu mengurangi beban politik dan moral yang berpotensi ditanggung oleh presiden.
Rocky menyampaikan usulan ini sebagai pandangan pribadinya dalam menanggapi polemik yang terus bergulir. Ia menegaskan bahwa usulan tersebut murni merupakan respons atas situasi yang berkembang, bukan bentuk intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Gibran maupun Istana terkait usulan pengunduran diri tersebut. Publik masih menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai polemik ijazah yang menjadi sorotan nasional ini.
Sumber Berita: Suara Landak
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






