Real Madrid Menang Dramatis atas Villarreal, Vinicius Jr Dikartu Merah karena Tarik Rambut Lawan dan Mourinho Membisu

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Real Madrid Menang Dramatis atas Villarreal, Vinicius Jr Dikartu Merah karena Tarik Rambut Lawan dan Mourinho Membisu

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 11 Oktober 2026 | Real Madrid berhasil mengamankan tiga poin penuh usai mengalahkan Villarreal dengan skor tipis 1-0 pada laga pekan kedelapan LaLiga 2026/2027 di Stadion Santiago Bernabeu. Namun, kemenangan penuh perjuangan tersebut ternodai oleh serangkaian kontroversi yang melibatkan bintang Brasil, Vinicius Junior, serta sikap diam pelatih Jose Mourinho yang memilih absen dari konferensi pers seusai pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Laga yang menandai kembalinya kompetisi domestik setelah jeda internasional ini berlangsung alot bagi tuan rumah. Madrid tampil kurang padu pada babak pertama, dengan pergerakan lambat dari lini belakang ke depan dan lini tengah yang gagal mengendalikan tempo permainan. Villarreal tampil lebih terorganisasi dan mampu meredam serangan tuan rumah, meski kiper Thibaut Courtois tetap menjadi tembok kokoh di bawah mistar gawang.

Statistik babak pertama memperlihatkan Madrid hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dari lima percobaan serta menciptakan satu peluang matang. Serangan tim lebih banyak bergantung pada aksi individu Kylian Mbappe dan Yan Diomande. Mbappe yang belum berada dalam kondisi terbaiknya kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.

Gol Bersejarah Diomande

Titik terang datang pada menit ke-62 lewat aksi pemain Pantai Gading, Yan Diomande. Menerima umpan terobosan di dalam kotak penalti, pemain yang didatangkan pada bursa transfer musim panas itu menusuk cepat dan melepaskan tembakan yang bersarang di dasar tiang gawang untuk membawa Madrid unggul 1-0. Gol tersebut menjadi gol resmi pertamanya bersama Los Blancos, dan Diomande tak kuasa menahan haru hingga meneteskan air mata saat merayakannya.

Drama Kontroversial Vinicius Junior

Kisah pahit kembali menimpa Vinicius Junior. Masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua menggantikan Trent Alexander-Arnold, winger bernomor punggung 7 itu sempat menciptakan momen gemilang. Ia memulai serangan, melepaskan bola kepada Jude Bellingham, lalu menerima umpan balik dan menuntaskan peluang dengan penyelesaian berkualitas untuk seolah menggandakan keunggulan Madrid pada menit ke-72.

Perayaan euforia itu berubah seketika setelah wasit Isidro Diaz de Mera Escuderos melakukan peninjauan VAR. Kamera menangkap Vinicius menarik rambut bek Villarreal, Nathan Saliba, di belakang garis tengah lapangan sebelum proses gol terjadi. Wasit lantas menganulir gol tersebut dan memberikan kartu merah langsung kepada pemain Brasil itu. Vinicius pun meledak emosinya dan meluapkan kemarahan kepada sang pengadil lapangan.

Insiden ini menjadi pukulan telak bagi Madrid yang harus bertahan dengan sepuluh pemain di sisa pertandingan. Sejumlah nama seperti Jude Bellingham, Antonio Rudiger, Kylian Mbappe, Konate, dan Aurelien Tchouameni juga masuk dalam catatan kartu kuning pada laga yang berlangsung panas tersebut.

Mourinho Pilih Bungkam

Jose Mourinho yang sepanjang laga aktif memprotes keputusan wasit dan bahkan menerima kartu kuning, memilih tidak menghadiri konferensi pers. Sikap tersebut diyakini sebagai upaya menghindari sanksi tambahan dari otoritas liga. “Saya tidak akan berbicara karena saya ingin duduk di bangku cadangan melawan Sevilla dan Barcelona,” demikian pesan yang beredar di lorong Bernabeu seusai laga. Tidak ada satu pun pemain Madrid yang berbicara kepada media, sebuah pola yang mulai menjadi kebiasaan musim ini.

Melalui akun media sosialnya, Vinicius menyampaikan permohonan maaf. “Kegembiraan masih berlanjut… Maaf untuk tim saya dan para penggemar,” tulisnya singkat.

Posisi di Klasemen

Kemenangan ini menjaga tekanan Madrid terhadap rival abadi mereka, Barcelona, yang masih memimpin klasemen sebagai pemimpin tunggal. Madrid tidak mengendurkan langkah dan terus membuntuti di papan atas. Meski meraih tiga poin penting, performa berantakan dan ketergantungan pada solusi individu masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Mourinho.

Kesimpulan

Kemenangan 1-0 atas Villarreal menyelamatkan muka Real Madrid dari kehilangan poin, tetapi pertandingan ini justru mengungkap persoalan mendasar yang belum terselesaikan. Vinicius Junior kembali menjadi sorotan negatif, mulai dari gol yang dianulir hingga kartu merah akibat tindakan tidak sportif. Sementara itu, keengganan Mourinho berbicara kepada media menambah lapisan misteri atas ketidakstabilan tim. Tiga poin memang diraih, namun pertanyaan soal identitas permainan dan disiplin pemain masih menggantung, terutama menjelang rangkaian laga berat melawan Sevilla dan Barcelona.

Sumber Berita: Excelsior, La Nacion, Mirror, Goal Indonesia

Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda