Ranking FIFA Indonesia Naik ke 117, Final ASEAN Cup 2026 Lawan Thailand Jadi Peluang Emas

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Ranking FIFA Indonesia Naik ke 117, Final ASEAN Cup 2026 Lawan Thailand Jadi Peluang Emas

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | Jakarta – Timnas Indonesia menorehkan kabar positif di panggung sepak bola internasional. Ranking FIFA Indonesia kini menempati posisi ke-117 dunia dengan koleksi 1.163,15 poin, naik satu tingkat dari sebelumnya peringkat 118. Kenaikan ini menjadi modal berharga menjelang partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.

Kemenangan 9-2 atas Bangladesh Angkat Posisi Indonesia

Peningkatan ranking FIFA Indonesia tidak lepas dari penampilan impresif skuad Garuda yang membantai Bangladesh dengan skor 9-2 pada matchday terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026). Kemenangan tersebut menyumbang tambahan 2,66 poin bagi Indonesia sekaligus menggeser Sudan dari posisi 117. Sudan kini turun ke peringkat 118.

Besarnya tambahan poin memang terbilang kecil karena Bangladesh berada di peringkat rendah, yakni 181 sebelum pertandingan. Setelah kalah telak, Bangladesh turun ke posisi 182 dengan koleksi 893,46 poin, berkurang 2,66 poin yang diambil Indonesia. Meski demikian, kemenangan itu mengantar Indonesia finis di puncak Grup A dengan tujuh poin, unggul produktivitas gol atas Malaysia.

Peta Persaingan Asia dan Asia Tenggara

Di level Asia, Indonesia berada di urutan ke-21. Jepang masih menjadi pemimpin Konfederasi AFC dengan menempati posisi ke-17 dunia. Sementara di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan ketiga di bawah Thailand dan Vietnam.

  • Thailand: peringkat 93 dunia dengan 1.252,27 poin (unggul atas China dan Vietnam)
  • Vietnam: peringkat 99 dunia
  • Indonesia: peringkat 117 dunia dengan 1.163,15 poin
  • Malaysia: peringkat 136 dunia

Thailand datang ke final dengan statistik lebih mentereng. The War Elephants bertengger di ranking 93 FIFA dan baru saja naik satu peringkat, unggul atas Palestina di atasnya serta China dan Vietnam di bawahnya. Meski demikian, posisi Indonesia masih terbilang positif karena mengungguli negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia dan Filipina.

Final Lawan Thailand Jadi Peluang Melesat

Partai final melawan Thailand menjadi momentum krusial bagi Indonesia. Selain berpeluang memutus tren buruk tanpa trofi selama 35 tahun, kemenangan atas Thailand akan memberikan tambahan poin signifikan bagi ranking FIFA Indonesia. Laga ini juga menjadi pertemuan ke-79 sepanjang sejarah kedua tim. Dari 78 pertemuan sebelumnya, Thailand mencatatkan 37 kemenangan, sedangkan Indonesia meraih 25 kemenangan.

Kemenangan atas tim berperingkat lebih tinggi seperti Thailand akan berdampak besar terhadap perolehan poin, jauh lebih besar dibanding kemenangan atas Bangladesh. Inilah syarat utama bagi skuad Garuda untuk melesat di ranking FIFA sekaligus mengukir sejarah di hadapan pendukung sendiri di SUGBK.

Dampak bagi Bangladesh

Kekalahan 9-2 dari Indonesia menjadi salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah sepak bola Bangladesh. Meski bukan yang terburuk dari segi selisih gol, sembilan gol yang bersarang ke gawang mereka menjadi rekor jumlah kebobolan terbanyak yang pernah diderita. Rekor kekalahan terburuk Bangladesh masih dipegang oleh kekalahan 0-9 dari Korea Selatan (1979) dan Iran (1982).

Kekalahan Terbesar Bangladesh Skor Kompetisi
Korea Selatan 0-9 Turnamen persahabatan 1979
Iran 0-9 Turnamen persahabatan 1982
Hong Kong 1-9 Mardeka Cup 1975
Jepang 0-8 Kualifikasi Piala Dunia 1993
Yordania 0-8 Kualifikasi Piala Dunia 2016
Indonesia 2-9 FIFA ASEAN Cup 2026

Kampanye Bangladesh di turnamen ini berakhir dengan tiga kekalahan, 13 gol kebobolan, dan hanya dua gol yang dicetak. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi tim yang menyebut turnamen ini sebagai persiapan menuju SAFF Championship di kandang pada November mendatang.

Kesimpulan

Ranking FIFA Indonesia yang kini berada di posisi 117 dunia menjadi cerminan perkembangan positif skuad Garuda. Kenaikan satu peringkat usai membantai Bangladesh membuka jalan bagi Indonesia untuk melesat lebih jauh. Seluruh harapan kini tertuju pada partai final melawan Thailand. Kemenangan atas The War Elephants tidak hanya berpotensi memutus dahaga trofi selama 35 tahun, tetapi juga menjadi syarat utama bagi Indonesia untuk menambah pundi-pundi poin dan memperbaiki posisi di ranking FIFA. Laga di SUGBK akan menjadi pembuktian sekaligus peluang emas bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan kualitasnya di kancah regional maupun dunia.

Sumber Berita: detikSulsel, JawaPos.com, DISWAY.ID, IDN Times, The Daily Star

Penulis: Redaksi Olahraga
Editor: Tim Editor Olahraga