PNM Berdayakan Perajin Batik Perempuan di Berbagai Daerah

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

PNM Berdayakan Perajin Batik Perempuan di Berbagai Daerah

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 03 Oktober 2026 | PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program pemberdayaan perajin batik perempuan. Program ini menyasar sejumlah daerah sentra batik, seperti Jambi, Madiun, Magelang, hingga Lamongan. Langkah tersebut dijalankan untuk menyambut momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober.

Program yang diusung PNM berbentuk klasterisasi batik, yaitu pendekatan pelatihan berseri berbasis kelompok. Para pengusaha batik sejenis yang berada dalam satu kawasan dihimpun dalam satu klaster agar dapat saling belajar dan berkembang bersama. Dengan metode ini, pembekalan keterampilan diberikan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Tujuan dan Metode Klasterisasi

Klasterisasi dipilih karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan usaha secara kolektif. Para peserta tidak hanya menerima materi teknis membatik, tetapi juga pembinaan manajemen usaha, pemasaran, hingga penguatan jejaring. Harapannya, usaha para perajin perempuan dapat naik kelas dan lebih berdaya saing.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendampingi para pembuat batik secara berkelanjutan. Menurutnya, pendampingan tidak berhenti pada pelatihan sesaat, melainkan menjadi bagian dari upaya pemberdayaan jangka panjang.

Dampak bagi Perajin Perempuan

Program ini memberikan ruang bagi perempuan perajin batik untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas karya. Selain itu, semangat kebersamaan dalam klaster diharapkan memperkuat posisi mereka di pasar, baik lokal maupun nasional.

  • Pelatihan berseri berbasis kelompok di kawasan sentra batik.
  • Pembinaan keterampilan teknis dan manajemen usaha.
  • Penguatan jejaring antarperajin dalam satu klaster.
  • Dukungan pelestarian warisan budaya batik Indonesia.

Melalui program ini, PNM berharap para perajin batik perempuan dapat terus tumbuh, mandiri, dan menjadi penggerak ekonomi daerah. Upaya tersebut sekaligus menjadi wujud nyata dukungan terhadap pelestarian batik sebagai warisan budaya bangsa.

Penulis: Redaksi Suara Landak. Editor: Redaksi Suara Landak.