Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Timnas Indonesia dipastikan tampil di panggung terbesar sepak bola Asia, Piala Asia 2027, dengan tantangan yang tidak ringan. Setelah sukses mempersembahkan trofi juara FIFA ASEAN Cup 2026, skuad Garuda langsung dihadapkan pada ujian sesungguhnya: tergabung di Grup F yang dijuluki grup neraka bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Grup Neraka Menanti Skuad Garuda
Berdasarkan hasil undian resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Timnas Indonesia berada satu grup dengan tiga tim yang memiliki kualitas mumpuni. Komposisi ini membuat persaingan di Grup F diprediksi berlangsung ketat dan penuh kejutan.
Jepang menjadi salah satu lawan terberat. Samurai Biru merupakan kekuatan utama Asia dan telah empat kali menjuarai Piala Asia. Mereka juga memiliki ambisi besar untuk kembali mengangkat trofi setelah terakhir kali menjadi juara pada 2011, atau 16 tahun silam.
Sementara itu, Qatar datang dengan status sebagai juara bertahan. Mereka sukses memenangkan dua edisi terakhir Piala Asia, yakni pada 2019 setelah mengalahkan Jepang di final dan pada 2023 setelah menaklukkan Yordania. Thailand juga bukan lawan yang asing bagi Timnas Indonesia, terlebih kedua negara baru saja terlibat persaingan sengit di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Dilihat dari peringkat FIFA pada 7 Oktober 2026, Jepang berada di urutan ke-17, Qatar peringkat 60, Thailand di rangking 93, sementara Indonesia di urutan 117. Fakta ini menempatkan skuad Garuda sebagai tim non-unggulan di grup tersebut.
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia
Piala Asia 2027 akan digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Turnamen ini diikuti 24 tim yang terbagi ke dalam enam grup. Berikut jadwal lengkap pertandingan Timnas Indonesia di fase grup:
| Tanggal | Lawan | Stadion |
|---|---|---|
| Senin, 11 Januari 2027 | Jepang | Prince Abdullah Al Faisal Sports City, Jeddah |
| Sabtu, 16 Januari 2027 | Qatar | Aramco, Khobar |
| Rabu, 20 Januari 2027 | Thailand | Belum ditentukan |
Lawan pertama yang akan menguji ketangguhan Skuad Garuda adalah Samurai Biru, disusul oleh sang juara bertahan Qatar, dan ditutup dengan derbi Asia Tenggara melawan Thailand. Duel terakhir menghadapi Thailand juga menjadi ulangan final FIFA ASEAN Cup 2026. Hingga saat ini belum ditentukan pukul berapa mereka bertanding.
Selain Indonesia, tiga negara ASEAN lainnya juga akan ambil bagian. Singapura berada di Grup D bersama Australia, Tajikistan, dan Irak, sedangkan Vietnam menempati Grup E bersama Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Yaman.
Target John Herdman: Lolos Fase Grup
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyadari bahwa perjalanan Indonesia di Piala Asia 2027 tidak akan mudah. Namun, ia justru menyambut positif hasil undian tersebut karena pertandingan melawan tim-tim kuat dapat menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk menguji kemampuan mereka.
Dalam wawancara langsung di iNews Tower, Jakarta, Kamis 8 Oktober 2026, John Herdman mengungkapkan target utama timnya adalah lolos dari fase grup. “Ya, saya selalu bilang semuanya kembali ke proses. Kita harus punya tujuan yang jelas. Tim bakal menentukan target internal mereka. Dari pihak federasi juga targetnya sudah cukup jelas. Langkah besar buat kita adalah bisa lolos dari fase grup di AFC Asian Cup,” kata John Herdman.
Meski demikian, pelatih asal Inggris itu meyakini para pemain memiliki ambisi meraih pencapaian lebih. Karena itu, ia berencana berdiskusi dengan jajaran kepemimpinan tim guna menentukan target yang realistis.
“Tapi, para pemain pasti selalu mau hasil yang lebih, dan saya bakal diskusi sama kelompok kepemimpinan tim tentang apa yang menurut mereka realistis. Saya rasa FIFA ASEAN memberi kita fondasi buat berpikir lebih besar, karena mempertahankan piala itu tidak mudah, tapi kita harus memenangkannya dan kita berhasil menang. Fondasi dan rasa percaya diri itu yang bakal kita bawa ke AFC. Jadi, saya yakin para pemain saya bakal ambisius, tapi tetap realistis,” lanjut John Herdman.
Kendati target masuk delapan besar Piala Asia 2027 dibebankan PSSI kepadanya, John Herdman menuturkan salah satu keunggulan yang dimiliki skuad Garuda yaitu dipandang sebagai tim non-unggulan alias underdog. Menurutnya, status tersebut justru menguntungkan karena menjaga ekspektasi publik tetap realistis.
“Ya, menurut saya sisi menariknya adalah orang-orang sadar kalau kita datang sebagai tim underdog. Itu bagus, artinya orang-orang bersikap realistis terkait ekspektasi. Saya pikir itu penting,” tutur John Herdman.
Ia menjelaskan skuad Garuda saat ini masih dalam proses membangun pengalaman di tingkat internasional. Hal itu terlihat dari rata-rata penampilan (caps) para pemain yang masih tergolong minim dibandingkan calon lawan.
Modal Kepercayaan Diri Usai Juara ASEAN Cup
Kemenangan di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia. John Herdman menilai, kemenangan itu memberikan semangat dan motivasi tersendiri yang bisa menjadi bekal percaya diri saat berlaga di Piala Asia 2027.
Perayaan juara FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, bahkan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang berfoto bersama para pemain. Momen tersebut menjadi bukti besarnya dukungan publik terhadap perjuangan skuad Garuda.
Dengan fondasi yang semakin kuat, Timnas Indonesia diharapkan mampu memberikan kejutan di Piala Asia 2027. Meski berada di grup berat, semangat juara dan status underdog bisa menjadi kombinasi yang berbahaya bagi lawan-lawan mereka.
Perjalanan skuad Garuda akan dimulai pada 11 Januari 2027 melawan Jepang. Seluruh mata publik sepak bola Indonesia tentu berharap agar John Herdman dan anak asuhnya mampu melewati tantangan berat ini dan melangkah sejauh mungkin di panggung Asia.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






