Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Jakarta – Euforia kemenangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 perlahan mulai mereda. Skuad Garuda kini dituntut untuk segera mengalihkan fokus ke tantangan yang jauh lebih besar: Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Gelar juara ASEAN memang membanggakan, tetapi para pengamat dan tim kepelatihan menyadari bahwa level kompetisi di benua Asia akan jauh lebih berat.
Stamina Jadi Sorotan Utama
Pengamat sepak bola nasional, Yusuf Kurniawan (Bung Yuke), memberikan catatan kritis terkait kondisi fisik pemain. Menurutnya, faktor stamina menjadi kelemahan yang paling terlihat selama perhelatan ASEAN Cup 2026. “Para pemain kita kalau main full intense selama 90 menit itu kelihatan sekali agak kedodoran,” ujar Bung Yuke dalam dialog Primetime News Metro TV, Rabu (7/10/2026). Ia menambahkan bahwa euforia berlebihan harus dihindari karena tantangan di Piala Asia 2027 jauh lebih berat. Pembenahan fisik dan ketahanan pemain menjadi prioritas utama tim kepelatihan sebelum melangkah ke turnamen bergengsi tingkat benua tersebut.
Modal Berharga dari Kemenangan atas Thailand
Kemenangan dramatis atas Thailand di final ASEAN Cup 2026 melalui adu penalti 4-2 memberikan kepercayaan diri tersendiri bagi para pemain. Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menilai pencapaian ini sebagai modal sip untuk menghadapi Piala Asia 2027. “Itu sebabnya pertandingan ini penting karena Thailand berada di grup yang sama dengan kami, begitu juga Jepang. Mereka adalah tim-tim Asia seperti ini,” kata Verdonk. Pemain Lille itu optimistis Indonesia memiliki peluang menghadapi Thailand dan Qatar, meskipun mengakui Jepang berada di level berbeda. “Kami memiliki pemain dengan kualitas bagus, tetapi kami masih harus berkembang,” tegasnya.
Strategi Herdman: Wajah Baru dan Dua Laga Besar
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, telah menyusun rencana matang menuju Piala Asia 2027. Ia berencana menyambut beberapa pemain baru dalam enam bulan ke depan, termasuk mereka yang belum pernah bekerja sama dan pemain yang kembali dari cedera. Jay Idzes dipastikan akan kembali memperkuat lini belakang setelah absen di ASEAN Cup 2026. Selain itu, Herdman juga memantau Mees Hilgers, Miliano Jonathans, dan Marselino Ferdinan. “Saya pikir kami akan menyambut beberapa pemain baru dalam enam bulan ke depan,” ujar Herdman dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Untuk mematangkan persiapan, Indonesia akan melakoni dua pertandingan internasional besar pada November mendatang. Herdman belum mengumumkan calon lawan, tetapi laga tersebut menjadi bagian penting dari persiapan menuju Piala Asia. “Kami akan mengumumkan pada waktu yang tepat, tetapi dua pertandingan besar,” katanya.
Tantangan Berat di Grup F
Berdasarkan hasil undian, Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Jadwal pertandingan telah ditetapkan:
- 11 Januari 2027: Indonesia vs Jepang
- 16 Januari 2027: Indonesia vs Qatar
- 20 Januari 2027: Indonesia vs Thailand
Jepang merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Asia, sementara Qatar dan Thailand memiliki pengalaman di level regional dan kontinental. Pada Piala Asia 2023, Indonesia berhasil mencapai babak 16 besar dan sempat kalah 1-3 dari Jepang di fase grup. Kini, skuad Garuda bertekad untuk melangkah lebih jauh.
Persiapan Matang, Harapan Baru
Piala Asia 2027 akan diikuti 24 peserta dan berlangsung di Arab Saudi. Bagi Indonesia, ajang ini menjadi kesempatan emas untuk melanjutkan perkembangan setelah pencapaian di edisi sebelumnya. Dengan tambahan pemain berkualitas, pembenahan fisik, serta pengalaman berharga dari ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia diharapkan mampu bersaing di level Asia. Dukungan dari seluruh elemen bangsa menjadi bahan bakar tambahan bagi pasukan Garuda.
Sumber Berita: Metro TV, detikSport, Radar Cirebon, MINA, Republika
Penulis: Widi Kusnadi
Editor: Ali Farkhan Tsani
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






