Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | Manchester City tengah menghadapi ancaman sanksi serius terkait dugaan pelanggaran aturan finansial Premier League yang terjadi pada periode 2009 hingga 2018. Kasus ini menjadi sorotan publik sepak bola Inggris karena berpotensi mengguncang dominasi klub tersebut di kompetisi domestik.
Mantan kiper Manchester United, Peter Schmeichel, angkat bicara mengenai hukuman yang menurutnya pantas dijatuhkan kepada Manchester City. Ia mengusulkan empat bentuk sanksi berat, namun tetap menilai bahwa klub berjuluk The Citizens itu seharusnya tidak diturunkan dari kasta tertinggi sepak bola Inggris.
- Pengurangan poin secara besar-besaran dalam kompetisi liga.
- Larangan melakukan transfer pemain selama periode tertentu.
- Denda finansial dengan nilai yang signifikan.
- Kewajiban bagi pemilik klub untuk melepas kepemilikan mereka.
Skema hukuman yang diajukan Schmeichel dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang terhadap Manchester City. Ia berpendapat bahwa penurunan kasta bukanlah satu-satunya jalan untuk memberikan konsekuensi atas pelanggaran yang dipermasalahkan.
Pandangan tersebut menambah warna dalam diskusi publik mengenai bagaimana Premier League seharusnya menangani kasus dugaan pelanggaran finansial yang melibatkan salah satu klub terkuat di Inggris. Hingga kini, proses hukum dan keputusan resmi terkait kasus ini masih dinantikan oleh berbagai pihak, termasuk para penggemar dan pengamat sepak bola.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






