Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Persib Bandung mengawali perjalanannya di ASEAN Club Championship 2026/2027 dengan cara yang dramatis dan penuh kejutan. Bertandang ke Stadion Thammasat, Pathum Thani, Thailand, Maung Bandung sukses membalikkan keadaan dan menundukkan tuan rumah Port FC dengan skor 3-1 pada Kamis (8/10/2026) malam WIB. Kemenangan ini langsung mengantar Persib ke posisi kedua klasemen sementara Grup B, menempel ketat Johor Darul Ta’zim yang memimpin lewat keunggulan selisih gol.
Kebangkitan Spektakuler di Menit Akhir
Laga melawan Port FC sempat berjalan sulit bagi pasukan Igor Tolic. Tuan rumah lebih dulu memimpin melalui gol penalti Jude Soonsup-Bell pada menit ke-66. Gol tersebut membuat Persib berada dalam tekanan dan dipaksa mengejar ketertinggalan di sisa waktu pertandingan.
Namun, mentalitas juara yang dimiliki Maung Bandung terbukti menjadi pembeda. Kebangkitan Persib baru dimulai pada menit ke-87 ketika Mario Peralta memecah kebuntuan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momentum tersebut langsung dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu.
Pada menit 90+4, Berguinho mencetak gol yang membawa Persib berbalik unggul 2-1. Belum sempat Port FC memulihkan keadaan, Luka Menalo kembali menghukum tuan rumah lewat golnya pada menit 90+6. Tiga gol di penghujung laga menjadi bukti bahwa pertandingan belum selesai sebelum peluit panjang dibunyikan.
JDT Pesta Gol, Sinyal Bahaya bagi Persib
Di sisi lain, Johor Darul Ta’zim mengirim sinyal bahaya kepada seluruh lawan di Grup B, termasuk Persib Bandung. Wakil Malaysia tersebut menggilas klub Kamboja, PKR Svay Rieng, dengan skor telak 6-0 di Stadion Sultan Ibrahim. Kemenangan besar ini bukan sekadar hasil akhir, melainkan buah dari analisis mendalam dan penerapan taktik yang tepat.
Pelatih JDT, Xisco Munoz, mengungkapkan bahwa timnya telah mempelajari perubahan gaya bermain PKR Svay Rieng di bawah arahan Matthew McConkey. Ia menyebut lawan menerapkan penjagaan satu lawan satu yang bertujuan memutus pergerakan gelandang JDT.
“Kami menemukan bahwa lawan bermain dengan gaya berbeda dibandingkan musim lalu. Mereka menerapkan penjagaan satu lawan satu dan berusaha membatasi pergerakan gelandang kami,” ujar Munoz.
Munoz menambahkan, JDT sempat menghadapi kesulitan pada babak pertama karena gelandang bertahan lawan mampu mengganggu aliran bola. Namun, situasi berubah setelah jeda ketika para pemain mulai mengendalikan tempo dan memanfaatkan ruang dengan lebih efektif.
“Pada babak kedua, kami berhasil mengatasi tekanan dan mengendalikan permainan. Para pemain memahami kapan harus memperlambat tempo dan kapan harus mempercepat aliran bola,” jelasnya.
Gol-gol JDT ke gawang PKR Svay Rieng dicetak oleh Arif Aiman, Marcos Guilherme, Kevin Medina, Shahab Zahedi, serta dua gol dari Daniesh Amirruddin. Staf pelatih JDT juga telah mempelajari penampilan PKR Svay Rieng saat menghadapi Machida Zelvia di AFC Champions League Two untuk mengenali kekuatan dan kelemahan lawan.
Klasemen Sementara Grup B
Hasil pertandingan pembuka pada 8 Oktober 2026 membuat tiga klub sama-sama mengoleksi tiga poin. Namun, selisih gol menjadi pembeda posisi mereka di papan klasemen.
| Posisi | Klub | Main | Selisih Gol | Poin |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Johor Darul Ta’zim | 1 | +6 | 3 |
| 2 | Persib Bandung | 1 | +2 | 3 |
| 3 | Cong An Ha Noi | 1 | +1 | 3 |
| 4 | Shan United | 0 | 0 | 0 |
| 5 | Lion City Sailors | 1 | -1 | 0 |
| 6 | Port FC | 1 | -2 | 0 |
| 7 | PKR Svay Rieng | 1 | -6 | 0 |
Sementara itu, Cong An Ha Noi juga mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Lion City Sailors berkat gol Leo Arthur pada menit 45+2. Hasil ini membuat persaingan di posisi tiga besar semakin menarik karena ketiganya sama-sama mengantongi tiga poin.
Peluang Persib Menjaga Momentum
Meski sama-sama mengoleksi tiga poin, JDT unggul berkat produktivitas gol yang jauh lebih tinggi. Persib perlu menjaga konsistensi sekaligus memperbaiki efektivitas serangan jika ingin merebut posisi teratas pada pertandingan berikutnya.
Kemenangan atas Port FC menjadi modal berharga bagi Persib untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Tambahan tiga poin membuat wakil Indonesia tersebut menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan koleksi tiga poin dan selisih gol +2. Cara Persib mengamankan kemenangan layak menjadi sorotan, karena sempat tertinggal hingga memasuki menit-menit akhir, pasukan Maung Bandung justru meledak dengan tiga gol yang mengubah kekalahan di depan mata menjadi kemenangan meyakinkan.
Persaingan di Grup B ASEAN Club Championship 2026/2027 dipastikan akan berjalan ketat. Dengan format kompetisi yang menuntut konsistensi, setiap poin dan selisih gol akan sangat berarti dalam menentukan siapa yang berhak melaju ke babak berikutnya. Persib Bandung telah menunjukkan bahwa mereka memiliki mentalitas dan kualitas untuk bersaing di level tertinggi Asia Tenggara, namun tantangan dari JDT yang tampil menggila menjadi alarm bahaya yang harus diwaspadai oleh seluruh elemen tim Maung Bandung.
Perjalanan panjang masih menanti. Persib harus tetap fokus dan tidak terlena dengan hasil manis di laga pembuka. Sebab, di kompetisi seketat ASEAN Club Championship, satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi ambisi mereka untuk melangkah jauh. Kini, sorotan tertuju pada pertandingan berikutnya, apakah Persib mampu menjaga momentum dan terus menempel ketat JDT di puncak klasemen Grup B.
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Sumber Berita: detikSport, DISWAYMALANG, MerahPutih, Lintasbalikpapan
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






