Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | Pemerintah Provinsi Banten tengah mempercepat persiapan proyek elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda kereta api pada rute Rangkasbitung-Merak. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan transportasi publik yang terus meningkat di wilayah tersebut, sebagaimana dilansir dari Indoposco.
Proyek yang menelan anggaran senilai Rp1,29 triliun ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas angkutan penumpang sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah di Banten. Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa rencana ini merupakan bentuk penyampaian kebutuhan riil masyarakat kepada pemerintah pusat.
“Ini merupakan upaya untuk menyampaikan kepada pemerintah pusat terkait kebutuhan transportasi publik, termasuk jalur ganda dan elektrifikasi lanjutan dari Rangkasbitung sampai Merak,” ujar Andra Soni dalam Forum Group Discussion (FGD) Studi Kelayakan Elektrifikasi Jalur KA Rangkasbitung-Merak di Kota Serang, Sabtu (3/10/2026).
“Harapannya dari FS ini terkonfirmasi bahwa pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik memang bisa dilaksanakan,” tambah Andra Soni.
Rincian Proyek dan Tahapan
Berikut sejumlah poin penting terkait percepatan proyek elektrifikasi dan jalur ganda Rangkasbitung-Merak:
- Nilai proyek: Rp1,29 triliun.
- Rute: Rangkasbitung hingga Merak, Banten.
- Tujuan: meningkatkan kapasitas angkutan penumpang dan konektivitas wilayah.
- Status: telah masuk RPJMN 2025-2029, namun belum tercantum dalam Renstra Kemenhub.
- Langkah Pemprov: menyusun Feasibility Study (FS) sebagai dasar kelayakan.
Dengan percepatan ini, Pemprov Banten berharap pemerintah pusat segera menindaklanjuti kebutuhan transportasi publik tersebut agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.
Penulis: Tim Redaksi Suara Landak
Editor: Redaksi Suara Landak
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






