Gayatri Putri News – 04 Oktober 2026 | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) mengeluarkan imbauan tegas kepada kalangan mahasiswa agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Peringatan ini disampaikan pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sebagai langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari risiko kerugian finansial akibat skema penipuan berkedok investasi.
Kepala OJK Sulutgo, Robert Sianipar, menekankan bahwa pemahaman yang mendalam terhadap produk dan layanan keuangan menjadi kunci utama sebelum seseorang memutuskan untuk menempatkan dana. Menurutnya, mahasiswa sering kali berhadapan dengan beragam informasi investasi yang beredar di ruang digital, sehingga literasi keuangan menjadi benteng pertahanan yang wajib dimiliki.
“Mahasiswa dinilai perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai produk dan layanan keuangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi,” ujar Robert Sianipar dalam keterangannya.
Imbauan ini muncul sebagai respons terhadap maraknya penawaran investasi ilegal yang menyasar kelompok usia muda. Skema semacam ini biasanya menawarkan imbal hasil yang tidak wajar dalam periode singkat, sehingga memicu calon korban untuk terburu-buru menyetor dana tanpa melakukan pengecekan yang memadai.
Modus Investasi Ilegal yang Sering Dijumpai
OJK mengidentifikasi sejumlah ciri khas yang kerap muncul dalam penawaran investasi ilegal. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali tanda-tanda tersebut agar tidak terjebak dalam skema yang merugikan. Berikut beberapa indikator yang perlu diwaspadai:
- Menjanjikan keuntungan tetap atau tidak wajar dalam waktu singkat tanpa risiko yang jelas.
- Menekankan pentingnya merekrut anggota baru sebagai sumber penghasilan utama.
- Tidak memiliki izin resmi dari otoritas yang berwenang seperti OJK.
- Menawarkan bonus besar untuk penyetoran dana dalam jumlah tertentu secara cepat.
- Menggunakan tokoh publik atau testimoni palsu untuk membangun kepercayaan.
Langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan Mahasiswa
Untuk menghindari jebakan investasi ilegal, mahasiswa disarankan melakukan sejumlah langkah verifikasi sederhana. OJK menegaskan bahwa kehati-hatian adalah sikap paling rasional ketika berhadapan dengan tawaran yang tampak terlalu menguntungkan.
| Langkah | Penjelasan |
|---|---|
| Periksa legalitas | Pastikan entitas memiliki izin resmi dari OJK sebelum menanamkan dana. |
| Pelajari produk | Pahami mekanisme, risiko, dan imbal hasil yang wajar sesuai instrumen keuangan. |
| Hindari tekanan waktu | Jangan terburu-buru menyetor dana hanya karena dibatasi tenggat waktu tertentu. |
| Konsultasi | Diskusikan dengan pihak berkompeten atau keluarga sebelum mengambil keputusan. |
Robert Sianipar menambahkan bahwa pemahaman terhadap produk keuangan tidak hanya bermanfaat untuk menghindari penipuan, tetapi juga menjadi fondasi pengelolaan keuangan yang sehat di masa depan. Mahasiswa sebagai kelompok intelektual diharapkan mampu menjadi agen literasi keuangan di lingkungan sekitarnya.
OJK Sulutgo berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya berinvestasi secara cerdas dan aman. Dengan meningkatnya kesadaran kolektif, diharapkan ruang gerak pelaku investasi ilegal semakin sempit.
Mahasiswa diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur oleh janji keuntungan instan yang tidak masuk akal. Segala bentuk tawaran investasi yang mencurigakan dapat dilaporkan kepada OJK atau pihak berwenang lainnya agar tidak menimbulkan korban lebih banyak.
Sumber Berita: Suara Landak
Penulis: Redaksi Suara Landak
Editor: Redaksi Suara Landak
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






