Gayatri Putri News – 10 Oktober 2026 | NEC Nijmegen resmi mengumumkan perekrutan bek serba bisa asal Belanda, Mitchel Bakker, dengan status bebas transfer. Pemain berusia 26 tahun itu menandatangani kontrak hingga akhir musim 2026/2027, lengkap dengan opsi perpanjangan satu tahun sepihak yang dipegang klub. Kabar ini menjadi salah satu berita transfer paling menarik perhatian di Eredivisie pekan ini.
Bakker akan mengenakan nomor punggung 5 di Goffertstadion. Sebelum resmi berseragam NEC, ia lebih dulu menjalani pemusatan latihan bersama skuad asuhan pelatih Dick Schreuder di Estepona, Spanyol, selama beberapa pekan. Ia juga merampungkan tes medis akhir di Nijmegen sebelum akhirnya meneken kontrak profesional bersama peserta Liga Europa 2026/2027 tersebut.
Pengalaman di Liga-Liga Besar Eropa Jadi Aset Berharga
Direktur Teknik NEC, Carlos Aalbers, menyambut baik kehadiran Bakker. Menurutnya, pengalaman pemain bertinggi 185 sentimeter itu di kompetisi level tertinggi Eropa akan menjadi modal penting bagi tim dalam mengarungi ketatnya persaingan Eredivisie musim ini.
“Mitchel telah bermain di level tertinggi, di tiga liga besar Eropa. Pengalaman itu ia bawa ke Nijmegen, dan selain itu dia juga bisa dimainkan di berbagai posisi,” ujar Aalbers.
Fleksibilitas menjadi nilai jual utama Bakker. Ia tidak hanya lihai mengisi posisi bek kiri, tetapi juga mampu beroperasi sebagai gelandang kiri hingga bek tengah. Karakter multifungsi ini dinilai memberi keleluasaan taktik tersendiri bagi Schreuder dalam meracik komposisi tim.
Jejak Karier yang Teruji di Berbagai Klub Elite
Perjalanan karier Bakker terbilang mentereng. Ia merupakan jebolan akademi Ajax Amsterdam yang sempat mencatatkan dua penampilan bersama tim utama sebelum memutuskan merantau pada 2019. Berikut rekam jejak kariernya:
- Ajax Amsterdam: Jebolan akademi, dua laga tim utama sebelum hengkang pada 2019.
- Paris Saint-Germain: Mengemas 45 penampilan di seluruh kompetisi selama dua musim.
- Bayer Leverkusen: Bergabung pada 2021 dengan total 70 laga, 5 gol, dan 7 asis.
- Atalanta: Direkrut pada 2023, namun sempat dipinjamkan ke Lille OSC dengan 16 laga dan 3 gol.
Bersama Lille, Bakker sempat menunjukkan performa menjanjikan sebelum kembali ke Atalanta. Sayangnya, musim lalu menjadi periode sulit bagi dirinya. Akibat cedera panjang, ia hanya tampil satu kali bersama tim senior La Dea. Ketika kontraknya berakhir pada 30 Juni 2026, ia tidak mendapatkan perpanjangan masa bakti sehingga berstatus tanpa klub per 1 Juli 2026.
Di level internasional, Bakker pernah dipanggil masuk skuad sementara Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2022 oleh pelatih Louis van Gaal. Namun, namanya terdepak dari daftar akhir, dan hingga kini ia belum mencatatkan debut bersama tim senior De Oranje.
Debut Emosional Lawan Mantan Klub
NEC mengonfirmasi bahwa Bakker langsung bisa dimainkan. Jika namanya masuk skuad Schreuder, laga spesial sudah menantinya pada Sabtu (11/10/2026). Saat itu, NEC dijadwalkan bertandang ke markas mantan klubnya, Ajax Amsterdam.
Laga tersebut berpotensi menjadi momen emosional bagi Bakker, yang memulai karier profesionalnya di Ajax. Bermain di hadapan pendukung klub yang membesarkannya, dengan mengenakan seragam klub baru, menjadi ujian tersendiri bagi mentalitas dan kualitasnya.
Menarik untuk disimak bagaimana Bakker beradaptasi dengan cepat bersama NEC. Klub asal Nijmegen itu berharap kehadirannya mampu memperkuat lini belakang dan mendongkrak performa tim di Eredivisie yang semakin kompetitif, sekaligus bersaing di kancah Liga Europa.
Bagi Bakker sendiri, bergabung dengan NEC menjadi kesempatan emas untuk membangkitkan kariernya usai musim buruk bersama Atalanta. Dengan usia yang masih 26 tahun, ia masih memiliki banyak waktu untuk membuktikan kualitasnya dan mungkin kembali menarik perhatian pelatih Timnas Belanda.
Rekrutmen ini menegaskan ambisi NEC untuk tidak sekadar menjadi pelengkap di Eredivisie. Kehadiran pemain dengan pengalaman di PSG, Bayer Leverkusen, Lille, dan Atalanta menjadi sinyal serius bahwa klub berjuluk Eredivisie itu ingin berbicara banyak musim ini. Kini, bola berada di kaki Bakker untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan di level tertinggi sepak bola Eropa.
Sumber Berita: Media Kampung, VIVA, Okezone, Goal.com
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






