Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Beijing – Petenis muda Rusia, Mirra Andreeva, terus menunjukkan kelasnya di panggung WTA 1000. Pada laga perempat final China Open 2026 yang digelar di National Tennis Center, Beijing, Kamis (8/10/2026), petenis berusia 19 tahun itu mengalahkan kompatriotnya, Ekaterina Alexandrova, dengan skor ketat 7-6 (4), 7-6 (3). Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Andreeva atas Alexandrova dalam tiga pertemuan mereka di ajang WTA.
Pertandingan berlangsung dramatis selama satu jam 53 menit. Andreeva sempat memimpin 3-1 di set pertama, namun Alexandrova yang berusia 31 tahun bangkit dan merebut empat gim beruntun. Pada tiebreak set pertama, Andreeva tertinggal 2-3 sebelum akhirnya berbalik unggul dan menutup set dengan 7-6 (4).
Di set kedua, Andreeva kembali memimpin jauh 5-2 dan bahkan sempat melakukan servis untuk pertandingan pada kedudukan 5-3. Namun Alexandrova kembali memperlihatkan mentalitasnya dengan memenangi empat gim berikutnya dan memaksa tiebreak. Pada tiebreak kedua, Andreeva sempat tertinggal 2-2, tetapi kemudian memenangi lima dari enam poin terakhir untuk memastikan tiket ke semifinal.
Andreeva: Kemenangan yang Sangat Berarti
Usai pertandingan, Andreeva mengaku sangat senang dengan hasil tersebut. Ia menyebut Alexandrova tampil luar biasa dan mengakui bahwa laga berjalan sangat ketat.
“Dia bermain luar biasa hari ini, dan saya sangat senang bisa mendapatkan kemenangan pertama saya melawannya. Saya bisa bermain lebih agresif, tapi betapa hebatnya pertandingan ini. Saya sangat bahagia dengan hasilnya,” ujar Andreeva dalam wawancara usai laga.
Andreeva juga mengungkapkan bahwa ia sempat merasa permainannya perlahan menjauh saat Alexandrova meningkatkan level. “Saya benar-benar ingin menutup pertandingan, tetapi tidak bisa. Permainan terus menjauh dari saya. Saya hanya senang bisa tetap tenang dan menang dengan dua tiebreak,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Andreeva menjadi semifinalis termuda China Open sejak Agnes Szavay pada 2007. Ini juga menjadi penampilan semifinal WTA 1000 keempat dalam kariernya, sebuah pencapaian yang hanya dilampaui Coco Gauff (lima) di antara petenis remaja sejak format tersebut diperkenalkan pada 2009.
Bartunkova ke Semifinal Pertama WTA 1000
Di semifinal, Andreeva akan menghadapi petenis Republik Ceko, Nikola Bartunkova. Petenis berusia 20 tahun itu melaju ke semifinal WTA 1000 pertamanya setelah mengalahkan kompatriotnya, Karolina Muchova, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-0.
Bartunkova tampil agresif sepanjang pertandingan dan menciptakan 16 peluang break point. Ia sebelumnya juga mencatat kemenangan besar atas juara empat grand slam, Aryna Sabalenka, di babak ketiga.
“Hari ini saya benar-benar agresif. Saya tidak terlalu gugup. Saya hanya mencoba menampilkan tenis terbaik saya, dan saya melakukannya. Jadi ini pertandingan yang hebat bagi saya,” kata Bartunkova.
“Sebelum tahun ini, saya tidak pernah membayangkan bisa berada di semifinal WTA 1000. Sangat menyenangkan bisa mengalahkan pemain seperti peringkat 10 atau 20 besar. Di sini saya mengalahkan Sabalenka, Muchova, juga Frech dan Kraus,” ujarnya menambahkan.
Bartunkova juga menyoroti persaingan generasi muda yang semakin ketat. “Mirra sudah menjadi juara grand slam. Dia lebih muda dari saya. Menyenangkan melihat generasi muda muncul. Saya senang menjadi bagian dari generasi ini. Yang penting adalah meningkatkan gaya dan permainan saya, serta menikmati tenis,” pungkasnya.
Duel Semifinal dan Persaingan di Babak Lain
Duel antara Andreeva dan Bartunkova dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 05.00 waktu setempat di National Tennis Center, Beijing. Pertandingan ini diprediksi berjalan menarik karena kedua petenis sedang dalam performa terbaiknya.
Sementara itu, babak perempat final lainnya akan mempertemukan petenis tuan rumah, Zheng Qinwen, melawan unggulan keenam asal Ukraina, Elina Svitolina. Laga lainnya mempertemukan petenis Polandia, Iga Swiatek, dengan Elise Mertens dari Belgia.
Di sektor ganda putri, pasangan Mertens dan Diana Shnaider melaju ke semifinal setelah mengalahkan Ellen Perez dan Demi Schuurs 6-2, 6-1. Sementara Gabriela Dabrowski dan Luisa Stefani mengalahkan pasangan Italia, Sara Errani dan Jasmine Paolini, dengan skor 7-5, 7-6 (6).
Kesimpulan
Kemenangan Mirra Andreeva atas Ekaterina Alexandrova menegaskan statusnya sebagai salah satu petenis muda paling menjanjikan di dunia. Dengan mentalitas kuat dan kemampuan teknis mumpuni, ia kini bersiap menghadapi Nikola Bartunkova di semifinal China Open 2026. Laga ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi keduanya, tetapi juga simbol kebangkitan generasi muda di panggung tenis putri dunia. Siapa pun yang menang, semifinal ini dipastikan menyajikan pertarungan sengit penuh kualitas.
Sumber Berita: The Stats Zone, Xinhua, Just Women’s Sports, Field Level Media
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






