Gayatri Putri News – 08 Oktober 2026 | Kabar duka menyelimuti Spanyol. Maricarmen Abascal, perempuan berusia 87 tahun yang pengusirannya dari rumahnya memicu gelombang protes besar-besaran di seluruh negeri, telah meninggal dunia. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh serikat penyewa Madrid pada Rabu, memicu ledakan duka dan kemarahan di jalanan ibu kota.
Abascal telah dirawat di rumah sakit sejak eviksinya pada 23 September dari kediaman yang telah ia tinggali lebih dari 70 tahun. Saat itu, polisi dan petugas sosial mengeluarkannya dengan tandu. Sejak peristiwa itu, protes demi protes mengguncang Spanyol, termasuk aksi para aktivis yang mendirikan tenda di salah satu alun-alun utama Madrid, Puerta del Sol, serta seruan agar pemerintah bertindak mengatasi krisis perumahan yang kian memburuk, ditandai kelangkaan hunian dan lonjakan harga sewa.
Kemarahan di Jalanan Madrid
Mengetahui kabar kematian Abascal, ribuan orang bergerak dari Puerta del Sol menuju gedung parlemen. Mereka menyerukan yel-yel yang menggema: “Ini bukan kematian. Ini pembunuhan!” Penyebab resmi kematian Abascal belum diumumkan hingga berita ini diturunkan. Serikat pekerja pada hari yang sama mengumumkan akan menggelar mogok kerja nasional terkait persoalan perumahan pada 11 November mendatang.
Tekanan publik yang terus membesar, ditambah penolakan parlemen pekan lalu terhadap dekrit yang bertujuan mengekang eviksi dan menekan harga sewa, memaksa Perdana Menteri Pedro Sanchez menyerukan pemilihan umum dipercepat pada 29 November. Krisis perumahan di Spanyol kini menjadi salah satu isu politik paling panas yang mengancam stabilitas pemerintahan.
Spanyol di Panggung Dunia: Prestasi dan Kontroversi
Di tengah gejolak domestik, nama Spanyol justru terus bersinar di kancah internasional, terutama melalui prestasi tim nasional sepak bolanya. Dalam laga Nations League melawan Kroasia di Split, Spanyol berhasil bangkit dari ketertinggalan berkat dua gol pemain pengganti Mikel Merino. Gelandang Arsenal itu masuk pada babak kedua dan langsung menyamakan kedudukan pada menit ke-61, sebelum mencetak gol kemenangan dramatis pada menit ke-88. Kemenangan 2-1 ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 42 pertandingan sejak kalah dari Kolombia pada Maret 2024.
Merino memang dikenal sebagai spesialis penyelamat dari bangku cadangan. Pada Piala Dunia terakhir, ia mencetak gol kemenangan di masa tambahan waktu melawan Portugal di babak 16 besar, lalu menyingkirkan Belgia di perempat final. Dua tahun sebelumnya, golnya di menit ke-119 membawa Spanyol menyingkirkan Jerman di perempat final Euro 2024. Kini, Spanyol memastikan diri lolos ke perempat final Nations League yang akan digelar pada Maret mendatang.
Kane dan Rekor Inggris
Sementara itu, kapten timnas Inggris Harry Kane kembali menorehkan sejarah. Dua golnya dalam kemenangan 3-0 atas Ceko membuatnya mengoleksi 91 gol internasional, memperkokoh rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris. Laga itu juga menandai penampilan ke-125 Kane, menyamai rekor Peter Shilton. Rekan setimnya, Jude Bellingham, tak sungkan memuji: “Dia adalah pemain Inggris terbaik yang pernah mengenakan seragam ini, dan merupakan kehormatan bisa bermain bersamanya.”
Gairah Kuliner Malam Spanyol
Di sisi lain, dunia kuliner Spanyol juga mencatatkan prestasi membanggakan. Tiga bar Spanyol masuk dalam daftar The 50 Best Bars 2026 yang diumumkan di Milan. Barcelona diwakili Sips di peringkat 16 dan Paradiso di peringkat 17, sementara Angelita dari Madrid menembus posisi ke-50. Paradiso bahkan dianugerahi penghargaan Remy Martin Legend of the List. Angelita, yang dikelola bersaudara David dan Mario Villalon sejak 2017, menawarkan menu Bebidas Vivas dengan 20 koktail berbahan tanaman dari kebun keluarga di Zamora.
Kesimpulan
Kematian Maricarmen Abascal menjadi puncak dari krisis perumahan yang telah lama membara di Spanyol. Dari eviksi tragis seorang perempuan renta hingga gelombang protes yang mengguncang parlemen, persoalan ini kini menjadi ujian besar bagi pemerintahan Pedro Sanchez. Di sisi lain, Spanyol tetap menunjukkan taringnya di panggung global, baik melalui keperkasaan tim sepak bola maupun prestise bar-bar terbaiknya. Namun, di atas semua itu, pertanyaan mendasar tetap menggantung: akankah negara ini mampu menjamin hak dasar warganya atas tempat tinggal?
Sumber Berita: Reuters, The Shillong Times, The Olive Press
Penulis: Redaksi Jurnalis Profesional
Editor: Tim Editor Berita Spanyol
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






