Gayatri Putri News – 07 Oktober 2026 | Warga yang tinggal di sepanjang Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala (Batola), mengalami malam penuh ketegangan pada Selasa (6/10/2025). Dalam kurun waktu sekitar dua jam saja, dua peristiwa kebakaran lahan dalam skala besar terjadi di koridor jalan yang sama. Langit malam tampak memerah, asap tebal menyelimuti kawasan permukiman, dan laporan awal menyebutkan api sempat menyambar salah satu rumah warga.
Insiden pertama terekam sekitar pukul 18.55 WITA. Cuplikan video yang beredar dari akun info.kebakaran_bjm memperlihatkan kobaran api menjulang tinggi di atas lahan kosong, sementara warga hanya bisa berkerumun dari kejauhan karena tidak berani mendekat. Titik api pertama berlokasi di Jalan Trans Kalimantan, Griya Permata, Komplek Persada Permai Baru Jalur 21, Batola. Informasi yang dihimpun menyebutkan api sudah mulai membakar rumah warga di lokasi tersebut.
Belum sampai situ, sekitar pukul 22.00 WITA, api kembali muncul dengan skala yang lebih besar. Titiknya berpindah tidak jauh dari lokasi sebelumnya, tepatnya di Jalan Trans Kalimantan dekat Kampus Uniska Handil Bakti, di belakang Komplek Kebun Jeruk dan Komplek Handil Bakti Indah, Batola. Dari rekaman video, puluhan warga dan pengendara motor berhenti di bahu jalan untuk menyaksikan langit yang berubah oranye pekat akibat kobaran api.
Peristiwa malam itu bukan kejadian tunggal. Hampir setiap hari, kebakaran lahan dilaporkan terjadi di Kalimantan Selatan. Salah satu titik yang menjadi langganan adalah Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Lahan gambut di sisi kiri dan kanan jalan tersebut terus terbakar.
Pada hari sebelumnya, karhutla juga terpantau di dekat Terminal Gambut Barakat Km 17 dan bahkan sempat mendekati RSJ Sambang Lihum, yang memaksa puluhan pasien dievakuasi. Kondisi lahan gambut yang kering, ditambah angin kencang pada malam hari, membuat api dengan cepat merambat dan sulit dipadamkan. Jalur Trans Kalimantan hingga Syarkawi kini menjadi koridor api terpanjang di Banua.
Hingga pukul 23.30 WITA, tim gabungan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari Batola dan Banjarmasin masih berjibaku melakukan pembasahan di lokasi. Belum ada data resmi terkait jumlah rumah terdampak maupun luas lahan yang terbakar. Warga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melapor jika menemukan titik api baru.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






