Gayatri Putri News – 11 Oktober 2026 | Pertandingan Málaga vs Espanyol pada jornada 8 LaLiga EA Sports di Estadio La Rosaleda berakhir dengan skor 1-1, Sabtu dini hari WIB. Laga penuh drama ini diwarnai gol pembuka Bryan Zaragoza yang memicu kontroversi besar, sebelum Adrián Niño menyelamatkan satu poin untuk tuan rumah di menit-menit akhir.
Jalannya Pertandingan Málaga vs Espanyol
Espanyol membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui Bryan Zaragoza. Winger pinjaman dari Bayern München itu mencetak gol pertamanya bersama Los Periquitos dengan cara yang justru memancing kemarahan publik La Rosaleda. Setelah mencetak gol, Zaragoza melakukan selebrasi dengan menempelkan tangan ke telinga dan menunjuk lambang klub di dadanya.
Málaga sebenarnya tampil dominan pada babak kedua. Berdasarkan statistik pertandingan, tuan rumah melepaskan 15 tembakan dengan 7 di antaranya mengarah ke gawang, sementara Espanyol mencatat 9 tembakan dan 3 tepat sasaran. Málaga juga mencatatkan 23 penyelamatan dan 11 tekel sukses, sedangkan Espanyol menorehkan 27 penyelamatan serta 17 tekel sukses.
Gol penyama kedudukan akhirnya datang di masa tambahan waktu. Adrián Niño menyambut umpan Rafita dengan tembakan akurat untuk memaksa skor menjadi 1-1, memicu euforia di tribun La Rosaleda.
Kontroversi Perayaan Bryan Zaragoza
Selebrasi Bryan Zaragoza menjadi sorotan utama dalam laga Málaga vs Espanyol ini. Pemain yang lahir di Málaga itu mengaku tidak pernah mendapatkan kesempatan membela klub kampung halamannya. “Bisa saja saya bermain di sini, tetapi mereka tidak pernah menginginkan saya dan saya tidak pernah bermain,” ujarnya kepada DAZN usai pertandingan.
“Saya tidak punya alasan untuk tidak merayakan gol ini. Menurut saya, mereka yang salah,” tambahnya. Zaragoza menegaskan perayaannya bukanlah pesan untuk suporter, melainkan dedikasi untuk istri dan anaknya.
“Saya tidak mengerti kemarahan yang ditujukan kepada saya karena saya tidak melakukan hal buruk. Saya merayakannya dan itu saja. Mereka mengira itu gestur untuk mereka. Bukan, dan saya minta maaf. Saya tidak ingin ada yang tersinggung,” jelasnya. “Saya tetap punya rasa sayang dan hormat kepada Málaga, tetapi sudah lama saya kesulitan mencetak gol, jadi jika saya mencetak gol, saya akan merayakannya.”
Suasana memanas ketika Zaragoza terlibat perselisihan kepala dengan Puga. Wasit Hernández Maeso memberikan kartu kuning kepada keduanya. Sejumlah suporter bahkan melontarkan cemoohan keras, kontras dengan aplaus yang diterima Roberto saat digantikan. Pada menit ke-73, Manolo González menarik Zaragoza keluar di tengah hujatan penonton.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Pelatih Málaga, Juanfran Funes, menilai hasil imbang ini bisa menjadi titik balik timnya. “Pertandingan seperti ini mengubah inersia, ini akan memberi kami dorongan kuat,” katanya dalam konferensi pers.
“Málaga pada babak kedua jauh lebih unggul daripada Espanyol. Jika tim ini mampu bermain seperti babak kedua di lebih banyak pertandingan, akan banyak kebahagiaan datang,” tegas Funes. Ia juga memuji dukungan suporter yang disebutnya menjadi faktor penting dalam meraih satu poin.
Di sisi lain, Zaragoza melalui akun pribadinya menuliskan pesan yang lebih tenang. “Bermain di kota saya dengan keluarga di tribun adalah hal istimewa. Semoga sukses, semoga kalian mencapai target,” tulisnya.
Statistik Kunci Málaga vs Espanyol
| Statistik | Málaga | Espanyol |
|---|---|---|
| Tembakan | 15 | 9 |
| Tembakan ke Gawang | 7 | 3 |
| Penyelamatan | 23 | 27 |
| Tekel Sukses | 11 | 17 |
Hasil ini membuat kedua tim berbagi satu poin pada jornada 8. Bagi Málaga, tambahan poin ini menjadi oksigen berharga untuk keluar dari tekanan. Sementara Espanyol harus puas kehilangan dua poin setelah sempat unggul lebih dulu.
Kisah Bryan Zaragoza menambah dimensi emosional pada laga Málaga vs Espanyol. Pemain yang menimba ilmu di Tiro de Pichón dan Conejito itu kini berkarier sebagai pemain pinjaman keempatnya berturut-turut setelah Roma, Celta, dan Osasuna. Kontraknya bersama Bayern München berlaku hingga 2029, dan namanya sempat dikaitkan dengan Málaga pada bursa transfer musim panas lalu, meski kepindahan itu tak pernah terwujud.
Dengan hasil imbang ini, Málaga berharap dapat membangun momentum positif, sementara Espanyol perlu segera bangkit untuk menjaga posisi di papan klasemen. Laga penuh emosi di La Rosaleda ini akan dikenang sebagai pertemuan yang memadukan drama gol, kontroversi, dan semangat juang hingga peluit akhir berbunyi.
Sumber Berita: Marca, Mundo Deportivo, BeSoccer, LaLiga TV, DAZN
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






