Gayatri Putri News – 05 Oktober 2026 | Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan komitmennya untuk membangun fondasi tim berdasarkan mentalitas khas klub setelah resmi memperpanjang masa baktinya hingga Juni 2028. Keputusan tersebut menandai babak baru bagi Juventus yang tengah berupaya mengembalikan kejayaan di pentas domestik maupun Eropa.
Spalletti sebelumnya mengambil alih posisi pelatih caretaker pada Oktober lalu, menggantikan Igor Tudor. Setelah menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun pada April lalu, ia berhasil membawa tim bangkit lewat kemenangan 5-0 atas NEC Nijmegen di Liga Europa serta hasil positif atas Atalanta.
Mantan pelatih tim nasional Italia tersebut menjelaskan perbedaan mendasar antara klub-klub yang pernah dilatihnya dengan tantangan yang dihadapi di Turin. Menurutnya, Juventus memiliki karakteristik unik yang menuntut pendekatan berbeda, terutama dalam hal mentalitas dan tekanan untuk selalu menang.
Alasan Bertahan dan Fokus Pembangunan
Dalam pernyataannya, Spalletti mengungkapkan bahwa alasan utama bertahan adalah keinginan untuk menyelesaikan proyek pembangunan tim yang telah dimulai. Ia melihat potensi besar dalam skuad Juventus dan merasa terpanggil untuk mengembalikan identitas klub yang selama ini dikenal tangguh dan disiplin.
- Komitmen jangka panjang hingga Juni 2028 sebagai bentuk keseriusan membangun tim.
- Fokus pada penguatan mentalitas khas Juventus yang mengutamakan kerja keras dan kemenangan.
- Adaptasi taktik untuk menghadapi kompetisi domestik dan Eropa secara konsisten.
Spalletti juga menekankan pentingnya stabilitas di ruang ganti dan dukungan manajemen dalam menjalankan visinya. Ia percaya bahwa dengan fondasi yang kuat, Juventus dapat bersaing kembali di level tertinggi.
Tantangan dan Target ke Depan
Meski baru menangani beberapa pertandingan, Spalletti sudah menunjukkan dampak positif. Kemenangan besar atas NEC Nijmegen dan hasil positif melawan Atalanta menjadi indikasi awal kebangkitan tim. Namun, ia menyadari masih banyak pekerjaan rumah, terutama dalam konsistensi performa dan efisiensi lini serang.
Ke depan, Spalletti akan fokus pada pengembangan pemain muda serta memaksimalkan potensi pemain senior. Ia juga ingin membangun gaya permainan yang adaptif, mampu menghadapi lawan dengan karakter berbeda.
Dengan perpanjangan kontrak ini, Juventus berharap proyek jangka panjang Spalletti dapat membuahkan trofi dan mengembalikan dominasi klub di Italia maupun Eropa.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






