Letjen TNI Iwan Setiawan Resmi Jabat Pangkostrad, Jejak Kopassus hingga Penakluk Everest

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

Letjen TNI Iwan Setiawan Resmi Jabat Pangkostrad, Jejak Kopassus hingga Penakluk Everest

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | JAKARTA — Letjen TNI Iwan Setiawan resmi menembus posisi strategis baru sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Penunjukan perwira tinggi bintang tiga tersebut menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar dan telah dikonfirmasi langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

“Kemarin baru ada surat, bareng dengan Pangdam baru,” ujar Maruli saat ditemui awak media di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/10/2026), merujuk pada surat keputusan yang diterbitkan pada Selasa, 6 Oktober 2026 bersamaan dengan penetapan sejumlah Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam).

Penunjukan ini dilakukan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan menjadi sorotan publik karena rekam jejak Iwan Setiawan yang dinilai moncer di lingkungan TNI AD. Ia bukan sosok baru di jajaran elite militer, khususnya di Korps Baret Merah, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Jejak Karier Militer Sejak Akmil 1992

Iwan Setiawan merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun angkatan 1992. Setelah lulus, ia bergabung dengan Kopassus dan meniti karier dari jabatan komandan unit di Grup 2 Kopassus. Perjalanan kariernya di kesatuan pasukan khusus tersebut terbilang panjang dan berjenjang.

Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, di antaranya:

  • Komandan Sub Tim 5/2/13 Grup 1/Parako Kopassus (1995–1996)
  • Komandan Tim 5/2/13 Grup 1/Parako Kopassus (1996–1998)
  • Komandan Kompi 1/12 Grup 1/Parako Kopassus hingga tahun 2000
  • Perwira Latihan Seksi Pengamanan Detasemen Markas (Denma) Grup 1 Kopassus (5 Februari 2000)
  • Kepala Seksi Operasional Grup 1/Parako Kopassus (2002)
  • Wakil Komandan Batalyon 12 Grup 1 Kopassus (2004–2007)

Selain itu, ia juga menempuh pendidikan Seskoad dan sempat menjabat sebagai perwira menengah Denma Kopassus. Setelah menyelesaikan pendidikan, Iwan dipercaya menjadi Komandan Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus.

Gemblengan Prabowo dan Misi Everest 1997

Nama Iwan Setiawan kian harum ketika ia terlibat dalam Ekspedisi Gunung Everest pada 1997. Saat itu, ia masih berpangkat Letnan Satu (Lettu) dan mendapat kepercayaan langsung dari Prabowo Subianto yang kala itu menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.

Bersama dua prajurit Kopassus lainnya, Sersan Misirin dan Pratu Asmujiono, Iwan berhasil mencapai puncak Everest melalui Jalur Selatan. Ketiganya tercatat sebagai orang Asia Tenggara pertama yang berhasil menaklukkan gunung tertinggi di dunia tersebut. Misi khusus itu menjadi salah satu pencapaian bersejarah bagi Kopassus dan TNI AD.

Dari Danjen Kopassus hingga Pangkostrad

Karier Iwan terus menanjak ke posisi-posisi puncak. Ia pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus pada periode 2022–2023, lalu dipercaya sebagai Pangdam XII/Tanjungpura (2023–2024), dan terakhir sebagai Kepala Pussenif pada 2025 sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Pangkostrad.

Penunjukan sebagai Pangkostrad menempatkan Iwan pada salah satu posisi paling strategis di TNI AD. Kostrad merupakan komando cadangan strategis yang memiliki peran sentral dalam menjaga kedaulatan negara dan mengawal berbagai operasi militer.

Dengan rekam jejak yang mumpuni di dunia pasukan khusus, pengalaman operasi di medan ekstrem, serta berbagai jabatan strategis yang pernah diemban, Iwan Setiawan diyakini mampu membawa Kostrad semakin profesional dan siap menghadapi tantangan pertahanan ke depan. Promosi ini sekaligus menegaskan bahwa jalur karier dari Korps Baret Merah masih menjadi salah satu rute prestisius menuju puncak kepemimpinan TNI AD.

Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Sumber Berita: Jawa Pos, Disway, VIVA, NTV News, Sukabumi Update