Lestari Moerdijat Dorong Penguatan Keluarga untuk Pendidikan Inklusif

Avatar Rizky

by

Published

Last update

1 menit

Read Time

Lestari Moerdijat Dorong Penguatan Keluarga untuk Pendidikan Inklusif

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 12 Oktober 2026 | Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya penguatan kapasitas keluarga dalam pelaksanaan pendidikan inklusif bagi anak penyandang disabilitas. Menurutnya, dukungan keluarga harus berjalan seiring dengan peran pemerintah dan sekolah agar hak pendidikan anak dapat terpenuhi secara menyeluruh.

Lestari menilai bahwa akses pendidikan semata belum cukup untuk menjamin hak anak penyandang disabilitas. Lingkungan belajar juga perlu memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak, sehingga mereka dapat berkembang dan berpartisipasi secara optimal.

“Pemenuhan hak anak penyandang disabilitas tidak bisa hanya mengandalkan program pemerintah atau sekolah. Keluarga merupakan lingkungan pertama yang memberikan dukungan emosional, membangun rasa percaya diri, dan mendampingi anak mengembangkan potensinya,” ujar Lestari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pendidikan inklusif memerlukan kolaborasi lintas pihak. Berikut beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam penguatan keluarga untuk mendukung pendidikan inklusif:

  • Dukungan emosional yang konsisten dari orang tua dan anggota keluarga lainnya.
  • Pemahaman keluarga mengenai kebutuhan khusus anak penyandang disabilitas.
  • Kerja sama antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam menyediakan layanan pendidikan yang ramah disabilitas.
  • Penyediaan sumber daya dan pelatihan bagi keluarga agar mampu mendampingi anak secara efektif.

Dengan penguatan keluarga, diharapkan anak penyandang disabilitas dapat memperoleh pengalaman belajar yang inklusif dan setara. Lestari juga mengingatkan bahwa peran keluarga tidak dapat digantikan oleh institusi mana pun, karena keluarga adalah fondasi utama dalam tumbuh kembang anak.

Artikel ini disusun berdasarkan sumber berita dari Suara Landak. Penulis: Muhammad Nur. Editor: Rizky Zulianda.