Komjen Dadang Hartanto Buka Suara, Kapolda Metro Jaya Pamer Nomor WhatsApp Pengaduan 08118129494

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Komjen Dadang Hartanto Buka Suara, Kapolda Metro Jaya Pamer Nomor WhatsApp Pengaduan 08118129494

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 11 Oktober 2026 | JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal Polisi Dadang Hartanto membuka kanal pengaduan masyarakat melalui layanan pesan WhatsApp di nomor 08118129494. Terobosan itu ia umumkan usai dilantik, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian sekaligus memperkuat transparansi di lingkungan Polda Metro Jaya.

Langkah tersebut disampaikan Dadang saat bersilaturahmi dan makan siang bersama insan pers di Lobi Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol. Adex Yudiswan, sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya, serta Kabid Humas Kombes Budi Hermanto.

Ruang Dialog dan Kritik bagi Masyarakat

Menurut Dadang, masih ada sejumlah aspek pelayanan yang perlu dioptimalkan. Pembenahan itu mencakup kinerja personel, sistem kerja, hingga tata kelola manajemen pelayanan kepolisian agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Siang ini saya ingin bertemu dengan rekan-rekan wartawan. Tujuannya sebenarnya satu, saya ingin mendengar,” ujar Dadang dalam sambutannya.

Ia menilai aspirasi dan masukan merupakan bagian penting dalam upaya pembenahan institusi. Masukan dari wartawan, kata dia, dibutuhkan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian dan pembenahan di lingkungan kepolisian.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Dadang mengumumkan masyarakat dapat menyampaikan pengaduan melalui layanan WhatsApp di nomor 08118129494. Selain itu, pengawasan juga dilakukan melalui mekanisme pengawasan internal dan Propam. Dia memastikan setiap aspirasi yang masuk akan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Polda Metro Jaya.

“Ini sangat berharga buat saya. Dan ini akan saya pikirkan dan tindak lanjuti,” kata dia.

Apresiasi dari Pengamat Kepolisian

Langkah Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto itu mendapat apresiasi dari Ketua Umum Polisi Watch, Weliari, yang akrab disapa Willy. Menurutnya, kesediaan pimpinan kepolisian mendengarkan aspirasi, kritik, dan masukan dari wartawan merupakan langkah positif dalam membangun institusi Polri yang lebih terbuka, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

“Polisi Watch mengapresiasi langkah Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto yang bersedia membuka ruang dialog dan mendengarkan langsung masukan dari rekan-rekan wartawan. Ini merupakan langkah positif karena pers memiliki kedekatan dengan persoalan masyarakat dan dapat menjadi salah satu sumber informasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian,” kata Willy kepada wartawan.

Ia menilai komunikasi langsung antara Kapolda dan insan pers dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk evaluasi terhadap pelayanan kepolisian, penanganan pengaduan, perilaku personel, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Willy memandang kepemimpinan yang baik bukan hanya ditunjukkan melalui ketegasan dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kemampuan mendengarkan masyarakat, mengevaluasi kekurangan, dan memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi publik.

Namun, keterbukaan tidak boleh berhenti pada pertemuan atau pernyataan. Aspirasi yang diterima perlu ditelaah, diverifikasi, dan diteruskan kepada satuan kerja yang berwenang. Dengan demikian, dialog antara kepolisian dan media dapat menghasilkan perbaikan yang terukur.

“Bagi kami, mendengarkan kritik merupakan bagian penting dari pembenahan. Yang paling menentukan adalah bagaimana masukan tersebut ditindaklanjuti, sehingga masyarakat dapat merasakan perubahan dalam pelayanan kepolisian,” tegas Willy.

Semangat Polisi Bersama Masyarakat

Dadang juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dengan insan pers. Menurut dia, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan dinamika dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk masalah yang membutuhkan respons cepat dari aparat penegak hukum.

Kemitraan dengan media diharapkan membantu kepolisian memahami persoalan di lapangan sekaligus mendorong perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya berupaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga Ibu Kota.

“Jadi kita kerja untuk melayani, melayani Jakarta. Itu harus kita lakukan,” kata Dadang.

Langkah membuka nomor pengaduan WhatsApp ini menjadi salah satu kanal komunikasi bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, keluhan, maupun masukan. Dadang berharap hubungan komunikasi dan silaturahmi antara Polda Metro Jaya dan insan pers dapat terus terjaga, sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat berjalan lebih terbuka dan menjadi ruang evaluasi terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.

Dengan adanya kanal pengaduan yang terbuka, masyarakat kini memiliki akses langsung untuk melaporkan persoalan terkait pelayanan kepolisian. Keberhasilan kebijakan ini pada akhirnya akan diukur dari sejauh mana setiap masukan ditindaklanjuti secara nyata, bukan sekadar berhenti pada seremoni dan pernyataan terbuka di hadapan publik.

Sumber Berita: Actualnews, VIVA, J5Newsroom, iNews.id, Ntvnews.id

Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda