Gayatri Putri News – 01 Oktober 2026 | Banjarmasin — Kasus dugaan investasi bermasalah pada PT Mitra Golden Valasindo (PT MGV) terus berkembang. Setelah lima warga melaporkan kerugian hampir Rp600 juta, muncul informasi mengenai dugaan aliran dana yang diduga berkaitan dengan seorang anggota DPR RI asal Kalimantan Selatan berinisial DY.
Ketua Barisan Anak Bangsa Anti Kecurangan (BABAK) Kalsel, Bahrudin alias Udin Palui, meminta aparat penegak hukum menuntaskan perkara ini secara menyeluruh. Ia menegaskan penyidik tidak boleh berhenti hanya pada laporan kerugian para korban.
“Kami mendukung proses hukum untuk mengungkap persoalan ini. Semoga dengan terbukanya nanti siapa saja yang terlibat bisa mempertanggungjawabkan secara hukum,” tegas Bahrudin.
Dorong Penelusuran Dugaan Aliran Dana
Bahrudin secara khusus menyoroti informasi mengenai dugaan aliran dana kepada oknum DPR RI berinisial DY. Menurutnya, penyidik perlu mendalami informasi tersebut berdasarkan bukti dan fakta hukum yang kuat.
“Kalau memang ada dugaan keterlibatan oknum dalam kasus itu, kami minta diproses juga sesuai hukum. Jangan sampai menjadi bola liar,” ujarnya.
Ia berharap proses hukum dapat mengurai seluruh persoalan secara objektif. Jika ditemukan keterkaitan pihak lain, hal itu harus dibuktikan melalui mekanisme hukum, bukan berkembang menjadi spekulasi.
“Buka semuanya berdasarkan fakta dan alat bukti. Siapa yang terlibat, biarkan penyidik membuktikannya,” tandasnya.
Kronologi Laporan Korban
Persoalan ini bermula dari laporan lima warga Kalsel yang mengaku mengalami kerugian dalam investasi pada PT Mitra Golden Valasindo, perusahaan money changer yang beralamat di Jalan Gatot Subroto, Banjarmasin.
Kuasa hukum para korban, Dr H Fauzan Ramon SH MH, menyebut total kerugian kelima kliennya mencapai hampir Rp600 juta. Laporan telah disampaikan melalui mekanisme pengaduan masyarakat (Dumas) ke Ditreskrimsus Polda Kalsel.
Informasi Aliran Dana Masih Didalami
Dalam perkembangan penanganan laporan itu, Fauzan mengaku memperoleh informasi mengenai dugaan aliran dana yang disebut masuk ke rekening DY.
“Dari koordinasi saya dengan penyidik, ternyata ada dugaan keterlibatan salah satu anggota DPR RI asal Kalsel inisial DY. Dugaan keterlibatannya ada aliran dana yang masuk ke oknum ini,” kata Fauzan.
Meski demikian, informasi mengenai dugaan aliran dana tersebut masih dalam tahap pendalaman. Penyidik disebut masih mengembangkan data dan informasi yang berkaitan dengan perkara.
Fauzan sebelumnya juga menyampaikan adanya rencana penelusuran lebih lanjut ke Jakarta bersama penyidik. Namun, langkah tersebut untuk sementara ditunda lantaran proses pengembangan informasi masih berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak yang disebut dalam dugaan aliran dana tersebut. Penyidik diharapkan segera mengumumkan hasil pendalaman perkara secara transparan.
Sumber: Barito Post. Penulis: Filarianti. Editor: Mercurius.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan





