Kane Cetak Dua Gol, Inggris Pesta Gol 3-0 atas Republik Ceko di Wembley

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Kane Cetak Dua Gol, Inggris Pesta Gol 3-0 atas Republik Ceko di Wembley

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 09 Oktober 2026 | Panggung UEFA Nations League Grup A3 kembali menyajikan drama di Stadion Wembley, London. Tim nasional Inggris sukses menggelar pesta gol saat menjamu Republik Ceko dengan skor meyakinkan 3-0. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi The Three Lions untuk terus menempel ketat pemuncak klasemen, Spanyol.

Laga yang digelar pada Selasa malam waktu setempat berjalan sesuai skenario tuan rumah. Inggris mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Trent Alexander-Arnold hampir membuka keunggulan lewat tendangan bebasnya, namun kiper Republik Ceko, Lukas Hornicek, masih mampu melakukan penyelamatan gemilang.

Gol pembuka Inggris akhirnya lahir pada menit ke-27. Berawal dari kesalahan bek sayap Republik Ceko, Vladimir Coufal, yang salah mengantisipasi bola, si kulit bundar justru masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membawa The Three Lions unggul 1-0 dan mengubah momentum pertandingan.

Menjelang akhir babak pertama, Inggris menggandakan keunggulan. Harry Kane, yang tampil sebagai ujung tombak, menyambut umpan silang akurat dari Morgan Rogers pada menit ke-40. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Inggris tidak mengendurkan tekanan. Kane kembali mengancam lewat tendangan kerasnya, meski bola masih membentur mistar gawang. Namun, pada menit ke-57, kapten timnas Inggris itu mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya melalui sundulan kepala. Skor berubah menjadi 3-0 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kane Samai Rekor Shilton dan Kukuhkan Status Legenda

Dua gol ke gawang Republik Ceko membawa Harry Kane menorehkan catatan istimewa. Striker berusia 33 tahun itu kini telah mengoleksi 91 gol untuk timnas Inggris, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Albion. Tidak hanya itu, laga tersebut merupakan penampilan ke-125 Kane bersama The Three Lions, menyamai rekor Peter Shilton sebagai pemain dengan caps terbanyak untuk Inggris.

Rekan setim Kane, Jude Bellingham, melontarkan pujian setinggi langit. Menurutnya, Kane adalah pesepak bola Inggris terbaik sepanjang masa.

“Tidak ada yang lebih mengejutkan selain dirinya. Dia adalah panutan, pria yang luar biasa, dan saya bangga bisa berbagi lapangan dengannya. Segala yang telah ia raih sangat layak ia dapatkan. Bagi saya, Harry adalah pemain terbaik yang pernah membela Inggris,” ujar Bellingham.

Peta Persaingan Grup A3: Spanyol Masih Terlalu Kuat

Hasil ini membawa Inggris mengoleksi sembilan poin dari empat pertandingan, menempati posisi kedua klasemen Grup A3. Mereka tertinggal tiga poin dari Spanyol yang sempurna dengan 12 poin. Sementara itu, Republik Ceko terpuruk di dasar klasemen tanpa satu pun poin dari empat laga.

Posisi Tim Poin Main
1 Spanyol 12 4
2 Inggris 9 4
3 Kroasia 3 4
4 Republik Ceko 0 4

Di laga lain, Spanyol menunjukkan mental juara dengan comeback dramatis 2-1 atas Kroasia di Stadion Poljud, Split. Kroasia sempat unggul lebih dulu lewat gol Ivan Perisic pada menit ke-17. Namun, Mikel Merino yang masuk dari bangku cadangan menjadi pahlawan dengan dua golnya pada menit ke-61 dan ke-88. Perisic harus menerima kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan pada menit ke-80.

Kemenangan tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 42 pertandingan, memecahkan rekor mereka sendiri. Spanyol juga tercatat sebagai tim kedua yang memastikan tempat di perempat final Nations League setelah Portugal.

Jadwal Krusial di Bulan November

Inggris masih menyisakan dua pertandingan penting pada bulan November. Pasukan Thomas Tuchel akan menjamu Kroasia di kandang pada 12 November, sebelum bertandang ke markas Spanyol pada 15 November. Duel melawan Spanyol nanti diprediksi menjadi penentu siapa yang berhak finis di puncak grup.

Di sisi lain, Kroasia yang dilatih Slaven Bilic tengah dalam tekanan berat. Kekalahan telak 7-0 dari Inggris tiga hari sebelumnya di Rijeka masih membekas, dan hasil buruk melawan Spanyol membuat langkah mereka ke babak berikutnya semakin terjal. Kini Kroasia hanya mengoleksi tiga poin dan hampir pasti gagal lolos dari fase grup.

Dengan performa impresif Kane dan rekan-rekan, Inggris menunjukkan bahwa mereka masih menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di Eropa. Namun, bayang-bayang Spanyol yang belum terkalahkan dalam 42 laga terakhir menjadi ujian sesungguhnya bagi The Three Lions. Persaingan menuju perempat final Nations League pun semakin memanas, dan publik sepak bola Inggris berharap Kane cs dapat menjaga konsistensi hingga laga puncak nanti.

Sumber Berita: Tempo.co, APA, Sports T Magazine, citulje.me

Penulis: Redaksi Olahraga
Editor: Dewan Redaksi