Gayatri Putri News – 05 Oktober 2026 | Juventus dikabarkan tengah menyusun rencana peremajaan lini pertahanan mereka dengan menempatkan bek muda Liverpool, Giovanni Leoni, sebagai salah satu target utama untuk skenario transfer pada musim 2027 mendatang. Ketertarikan klub raksasa Serie A tersebut terhadap pemain berusia 19 tahun itu muncul seiring upaya mereka menyiapkan regenerasi di sektor bek tengah dalam beberapa tahun ke depan.
Liverpool sendiri mendatangkan Leoni dari Parma pada musim panas 2025 dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai sekitar 25,1 juta poundsterling. Langkah tersebut diambil setelah sang pemain menunjukkan performa menjanjikan di level senior Serie A bersama Parma, sehingga menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa, termasuk Juventus.
Pemain bertinggi 195 cm itu juga tercatat memperkuat Timnas Italia U-19 dengan tujuh penampilan. Kombinasi postur ideal, kemampuan membaca permainan, serta pengalaman bermain di kompetisi senior membuatnya dipandang sebagai salah satu prospek bek paling menjanjikan di Italia saat ini.
Masih Jalani Pemulihan Cedera ACL
Saat ini, Leoni masih menjalani masa pemulihan cedera ligamen anterior cruciatum (ACL) yang dialaminya sejak debut bersama Liverpool melawan Southampton pada 23 September 2025. Cedera tersebut menjadi pukulan bagi perkembangan sang pemain, mengingat ia baru saja mulai beradaptasi dengan kompetisi Liga Inggris.
Pelatih Andoni Iraola sempat menyampaikan harapan agar Leoni dapat kembali mengikuti sesi latihan setelah jeda internasional. Target awal yang disebutkan adalah kembalinya sang pemain ke lapangan pada akhir Oktober atau awal November, meski proses pemulihan cedera ACL umumnya membutuhkan waktu dan pemantauan intensif.
Peta Ketertarikan Juventus
Ketertarikan Juventus terhadap Leoni tidak terlepas dari kebutuhan klub akan bek muda berkualitas yang dapat menjadi fondasi pertahanan dalam jangka panjang. Beberapa pertimbangan yang membuat Leoni masuk radar Si Nyonya Tua antara lain:
- Usia muda dengan potensi pengembangan jangka panjang.
- Pengalaman bermain di level senior Serie A bersama Parma.
- Postur tinggi yang ideal untuk duel udara dan permainan bertahan.
- Fleksibilitas dalam sistem pertahanan modern.
- Peluang nilai jual kembali yang tinggi di masa depan.
Meski demikian, transfer tersebut masih bersifat spekulatif dan bergantung pada berbagai faktor. Kondisi kebugaran Leoni pasca cedera, performa bersama Liverpool, serta kebijakan klub dalam mempertahankan pemain muda akan menjadi penentu apakah Juventus benar-benar melangkah pada 2027 nanti.
Dampak bagi Liverpool
Bagi Liverpool, munculnya minat Juventus menjadi sinyal bahwa investasi mereka terhadap Leoni mulai diperhatikan klub-klub besar Eropa. Manajemen The Reds diperkirakan akan mempertimbangkan dengan matang segala tawaran yang masuk, terutama jika sang pemain berhasil kembali ke performa terbaiknya setelah pulih dari cedera.
Keputusan akhir tetap berada di tangan Liverpool dan Leoni sendiri. Namun, ketertarikan Juventus menegaskan bahwa pasar transfer bek muda Eropa akan semakin kompetitif menjelang 2027, dengan klub-klub top bersaing mengamankan talenta terbaik sejak dini.
Sumber Berita: Suara Landak (suaralandak.co.id)
Penulis: Redaksi Suara Landak
Editor: Redaksi Suara Landak
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






