Gayatri Putri News – 05 Oktober 2026 | Pertemuan Timnas Indonesia dan Thailand di partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi duel ke-7 kedua negara di final ajang regional. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 5 Oktober 2026 malam. Selain menyita perhatian karena status juara, pertandingan ini turut membangkitkan kembali memori kelam salah satu rekam jejak paling kontroversial dalam sejarah sepak bola Asia Tenggara.
Momen buruk itu membayangi duel kedua negara pada laga pemungkas Grup A Piala Tiger 1998 di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh City, Vietnam, 31 Agustus 1998. Ketika itu, Indonesia dan Thailand diduga sengaja bermain mata demi menghindari tuan rumah Vietnam di babak semifinal.
Sebelum bentrokan tersebut, Indonesia tampil impresif dengan melibas Filipina 3-0 serta membantai Myanmar 6-2. Di sisi lain, Thailand memastikan kelulusan usai menahan Myanmar 1-1 dan membekuk Filipina 3-1. Pertarungan kedua tim pun sejatinya menjadi penentu pemuncak klasemen akhir Grup A.
Berikut rekam jejak pertemuan Indonesia dan Thailand di partai puncak ajang regional yang menjadi latar duel kali ini:
- Piala Tiger 1998 menjadi salah satu titik paling kontroversial dalam sejarah kedua tim.
- Laga pemungkas Grup A di Stadion Thong Nhat memicu dugaan pengaturan hasil demi menghindari Vietnam.
- Indonesia dan Thailand sama-sama tampil dominan pada fase grup sebelum pertemuan tersebut.
- Duel final ASEAN Cup 2026 di SUGBK menjadi pertemuan ketujuh kedua negara di partai puncak.
Kini, saat sepak bola gajah Indonesia dan Thailand kembali mencuat dalam ingatan publik, kedua tim diprediksi tampil lebih terbuka. Final ASEAN Cup 2026 di SUGBK menjadi panggung pembuktian bahwa rivalitas keduanya tetap berjalan sportif dan kompetitif. Sejarah lama boleh menjadi catatan, tetapi pertandingan di Jakarta nanti adalah kesempatan untuk menorehkan narasi baru di atas lapangan.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






