Inggris Bantai Ceko 3-0: Brace Harry Kane Samai Rekor 125 Caps Peter Shilton

Avatar Rizky

by

Published

Last update

3 menit

Read Time

Inggris Bantai Ceko 3-0: Brace Harry Kane Samai Rekor 125 Caps Peter Shilton

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 08 Oktober 2026 | Tim nasional Inggris tampil perkasa saat menjamu Republik Ceko pada matchday keempat Grup A3 UEFA Nations League 2026/2027. Bermain di Stadion Wembley, London, The Three Lions menutup laga dengan kemenangan telak 3-0, sekaligus mengukir catatan bersejarah bagi sang kapten, Harry Kane.

Jalannya Pertandingan

Sejak kick-off, Inggris langsung mengambil inisiatif menyerang. Trent Alexander-Arnold membuka peluang lewat tendangan bebas yang masih bisa dihalau kiper Ceko, Lukas Hornicek. Dominasi tuan rumah akhirnya berbuah pada menit 27. Bek sayap Ceko, Vladimir Coufal, salah mengantisipasi bola dan melakukan gol bunuh diri yang mengubah skor menjadi 1-0.

Menjelang akhir babak pertama, Inggris menggandakan keunggulan. Umpan silang akurat Morgan Rogers dikonversi menjadi gol oleh Harry Kane pada menit 40. Memasuki babak kedua, Kane kembali menebar ancaman melalui tendangan keras yang membentur mistar gawang. Namun, pada menit 57, sundulannya akhirnya bersarang di gawang Ceko dan membawa skor menjadi 3-0. Hingga peluit panjang berbunyi, keunggulan The Three Lions tidak berubah.

Kane Samai Rekor Shilton

Laga melawan Ceko menjadi penampilan ke-125 Kane bersama timnas Inggris. Jumlah itu menyamai rekor caps terbanyak sepanjang sejarah The Three Lions yang sebelumnya dipegang kiper legendaris Peter Shilton. Dengan dua golnya malam itu, Kane juga memperpanjang rekornya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris, kini mengoleksi 91 gol dan berpeluang menjadi pemain pertama yang menembus 100 gol.

Prestasi lain turut menyertai. Penyerang berusia 33 tahun itu menjadi pemain tertua Inggris yang membukukan brace dalam dua penampilan beruntun, setelah sebelumnya juga mencetak dua gol saat menghancurkan Kroasia 7-0.

Daftar Lima Pemain dengan Caps Terbanyak Inggris

  • Peter Shilton dan Harry Kane – 125 caps
  • Wayne Rooney – 120 caps
  • David Beckham – 115 caps
  • Steven Gerrard – 114 caps

Beckham masih memegang rekor assist terbanyak Inggris dengan 39 assist, jauh mengungguli Gerrard (21), serta Rooney dan Kane yang masing-masing mengoleksi 20 assist. Sementara Rooney tetap tercatat sebagai pencetak gol termuda Inggris pada usia 17 tahun 317 hari.

Kiper Ceko Bergantian, Denia Sebut Penampilan Terburuk

Di kubu Ceko, kekalahan ini memperpanjang nestapa mereka. Sepanjang jeda internasional September-Oktober 2026, Ceko selalu kalah: dibekuk Kroasia 1-2, Spanyol 1-3, serta Inggris 0-2 dan 0-3. Dalam rentetan itu, semua kiper yang dipanggil mendapat kesempatan bermain, menandakan persaingan ketat di posisi penjaga gawang.

Lukas Hornicek tampil di laga melawan Kroasia dan kembali dipercaya saat menghadapi Inggris. Meski hanya mencatat satu penyelamatan pada laga terakhir, ia dianggap tidak membuat kesalahan berarti. Pelatih Santi Denia, pelatih asing pertama dalam sejarah timnas Ceko, bahkan menyebut penampilan anak asuhnya sebagai yang terburuk. Hornicek sendiri baru bergabung dengan Newcastle United dan mencatat 19 penyelamatan dari lima pekan awal Premier League.

Kiper lain, Antonin Kinsky, mengawali musim dengan suram bersama Tottenham Hotspur, kebobolan delapan gol, namun kembali dipercaya sebagai kiper utama. Ceko akan kembali berkumpul pada November 2026 untuk menghadapi Spanyol dan Kroasia.

Posisi Klasemen

Kemenangan ini membuat Inggris mengumpulkan sembilan poin dari empat laga, menempati posisi kedua Grup A3, terpaut tiga poin dari Spanyol di puncak. Sebaliknya, Ceko terbenam di dasar klasemen tanpa satu pun poin. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, memberi pujian atas performa Kane yang dinilai konsisten di level internasional.

Dengan ketajaman Kane yang terus terjaga, mimpi Inggris untuk mengangkat trofi Nations League tetap hidup. Catatan sejarah pun menanti: pada November 2026, Kane berpeluang memegang rekor caps tunggal Inggris jika kembali tampil. Kekalahan Ceko, di sisi lain, menjadi alarm bahwa era baru di bawah Denia masih membutuhkan pembenahan menyeluruh.