Gayatri Putri News – 08 Oktober 2026 | Nama Igor Matanović semakin menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola Eropa. Penyerang timnas Kroasia itu dikabarkan tengah menjadi incaran beberapa klub raksasa Inggris, termasuk Manchester United, Arsenal, dan Chelsea. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Football Insider, yang menyebut bahwa Matanović tertarik untuk mencoba peruntungannya di Premier League.
Minat Klub Inggris
Menurut laporan tersebut, Manchester United menjadi klub yang paling serius mengamati perkembangan Matanović. Jurnalis Pete O’Rourke mengklaim bahwa pemain berusia 23 tahun itu terbuka untuk pindah ke Old Trafford. Meski demikian, belum ada penawaran resmi atau negosiasi konkret yang terjadi. Freiburg, klub yang menaungi Matanović saat ini, dikabarkan tidak berniat melepasnya pada bursa transfer Januari mendatang. Klub asal Jerman itu tidak memiliki tekanan finansial setelah menjual Johan Manzambi ke Aston Villa pada musim panas lalu.
Penampilan impresif Matanović bersama Freiburg menjadi alasan utama ketertarikan klub-klub besar. Musim ini, ia telah mencetak enam gol dan tiga asisten dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi. Rinciannya, tiga gol dan satu asisten di Bundesliga, dua gol dan satu asisten di DFB-Pokal, serta satu gol dan satu asisten di Liga Konferensi. Performa tersebut melanjutkan tren positifnya musim lalu, di mana ia menjadi top skor Freiburg dengan 15 gol di semua kompetisi, termasuk 11 gol di Bundesliga. Ia juga tampil sebagai starter di final Liga Europa melawan Aston Villa.
Perjalanan Karier Matanović
Lahir di Hamburg, Matanović memulai karier sepak bolanya di akademi St. Pauli. Namanya mulai mencuat saat dipinjamkan ke Karlsruhe pada musim 2023/24, di mana ia mencetak 14 gol dalam 32 pertandingan liga. Setelah itu, ia bergabung dengan Eintracht Frankfurt, tetapi minim menit bermain. Pada Juli 2025, ia resmi pindah ke Freiburg dan langsung menjadi andalan di lini depan.
Di level internasional, Matanović melakukan debut untuk timnas Kroasia pada September 2024 melawan Portugal. Sejauh ini, ia telah mengoleksi dua gol, masing-masing ke gawang Skotlandia di Liga Nations dan Kolombia dalam laga persahabatan. Ia juga menjadi bagian dari skuad Kroasia di Piala Dunia 2026. Pada pemusatan latihan terakhir, ia dipercaya tampil sebagai starter melawan Republik Ceko dan Spanyol, serta masuk sebagai pengganti saat menghadapi Inggris.
Kepercayaan Bilić
Pelatih timnas Kroasia, Slaven Bilić, memberikan pujian khusus untuk Matanović. Dalam wawancaranya dengan Dnevnik Nove TV, Bilić menyebut Matanović sebagai opsi utama di lini serang saat ini. “Matanović adalah pilihan pertama, plus Krama,” ujar Bilić. Ia menambahkan bahwa hierarki belum final, tetapi Matanović telah sedikit melampaui penyerang lainnya.
Bilić mengagumi kombinasi fisik dan etos kerja Matanović. “Dia kuat, besar, tingginya 197 sentimeter, tidak bisa diabaikan. Dia tidak berhenti, menggigit, memberi ritme,” jelasnya. Pressing yang dilakukan Matanović menjadi salah satu karakteristik yang diinginkan Bilić dari seorang penyerang. “Kami sudah cukup banyak melakukan pressing karena dia memberi ritme. Dia bukan satu-satunya, tapi dia bagus,” tambahnya.
Selain Matanović, Bilić juga menyoroti penampilan Kristijan Jakić. Ia bahkan memberi julukan “Mali Llorente” untuk Jakić. Menurut Bilić, Jakić adalah pemain yang sangat berguna, memberikan energi, dan memiliki pengetahuan serta kapasitas. Jakić tampil impresif melawan Spanyol di Poljud, di mana ia ditempatkan di lini tengah bersama Luka Modrić dan Mateo Kovačić.
Analisis Debut Bilić
Kembalinya Slaven Bilić ke kursi pelatih timnas Kroasia membawa angin segar. Dalam empat pertandingan Liga Nations, Bilić berhasil mendapatkan jawaban atas keraguannya. Ia sempat mencoba pasangan Joško Gvardiol dan Luka Vušković di posisi bek tengah, namun cepat mengubah pendekatan. Keputusan itu menguntungkan Josip Šutalo yang kembali ke starting eleven.
Di lini tengah, Bilić awalnya mengandalkan Luka Modrić dan Mateo Kovačić sebagai double pivot, dengan Petar Sučić sebagai gelandang serang. Namun, eksperimen itu tidak berjalan mulus melawan Spanyol dan Inggris. Bilić kemudian kembali ke formasi yang lebih seimbang dan memberikan peran lebih besar kepada Jakić.
Meski demikian, Bilić menegaskan bahwa ia tidak akan terburu-buru. Ia percaya pada pengembangan pemain muda dan berjanji akan terus memantau talenta dari timnas U-21. “Saya suka pemain muda. Saya melakukannya pada tahun 2006 dan di setiap klub yang saya tangani. Pemain muda memberi Anda energi, berani, tidak takut,” pungkasnya.
Masa Depan Matanović
Dengan performa gemilang di level klub dan kepercayaan penuh dari pelatih timnas, masa depan Igor Matanović tampak cerah. Ketertarikan dari klub-klub besar Inggris menjadi bukti kualitasnya. Namun, Freiburg diperkirakan akan menahan sang pemain setidaknya hingga akhir musim. Jika transfer terjadi, kemungkinan besar akan terealisasi pada musim panas mendatang.
Bagi Kroasia, kehadiran Matanović sebagai penyerang tengah yang kuat dan pekerja keras menjadi aset berharga. Kombinasi dengan pemain seperti Andrej Kramarić dan Kristijan Jakić memberi Bilić banyak opsi di lini depan. Dengan Liga Nations yang masih berjalan, publik Kroasia berharap Matanović dapat terus berkembang dan menjadi ujung tombak andalan di masa depan.
Sumber Berita: Football Insider, Dnevnik Nove TV, Gol.hr, SK.hr
Penulis: Ahmad Fauzi
Editor: Siti Rahma
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






