Gayatri Putri News – 12 Oktober 2026 | Klub raksasa Rumania, FCSB, tengah menjadi sorotan setelah serangkaian peristiwa penting yang mengubah lanskap tim jelang bursa transfer musim dingin. Mulai dari kebebasan transfer setelah penyelesaian sengketa hukum, debut manis pelatih baru Laurențiu Reghecampf, hingga munculnya talenta muda Ricardo Pădurariu yang disebut-sebut mengancam posisi Nicușor Bancu di tim nasional Rumania.
FCSB Resmi Bebas Transfer Usai Sengketa dengan William Baeten
Manajemen FCSB akhirnya menuntaskan permasalahan hukum dan administratif yang sempat memblokir aktivitas klub di bursa transfer. Klub berjuluk Roș-albaștrii itu telah melunasi seluruh tunggakan pembayaran kepada mantan pemainnya, William Baeten. Dengan dilunasinya utang tersebut, FCSB resmi terbebas dari sanksi larangan transfer yang dijatuhkan FIFA.
Sebelumnya, pada 23 September 2026, FIFA menjatuhkan sanksi berupa pemblokiran pendaftaran pemain baru untuk tiga periode bursa transfer berikutnya. Sanksi ini muncul akibat sengketa finansial yang dipicu oleh laporan Baeten. Gelandang asal Belgia itu menuntut pembayaran bonus sekitar 50.000 euro, yang merupakan premi keterlambatan atas keberhasilan FCSB lolos ke fase utama Liga Europa pada 2024.
Baeten sendiri berseragam FCSB pada musim 2024/2025 setelah didatangkan dari FCU Craiova dengan harga sekitar 300.000 euro. Meski tidak mampu menjadi pemain inti, ia mencatatkan momen penting lewat golnya ke gawang Maccabi Tel Aviv di babak kualifikasi Liga Champions. Gol tunggalnya membawa kemenangan 1-0 dan menjadi penentu kelolosan ke babak berikutnya.
Setelah satu musim di Bucharest, Baeten hengkang secara bebas transfer dan melanjutkan karier di klub Albania, Flamurtari. Sejak Juli tahun ini, ia bermain untuk FC Drita di Kosovo, sementara FCSB kini telah menutup babak administratif tersebut.
Debut Reghecampf Berbuah Kemenangan, Tapi Becali Tetap Ingin Belanja Pemain
Laurențiu Reghecampf memulai kiprahnya di periode ketiga sebagai pelatih FCSB dengan hasil positif. Dalam laga melawan Oțelul Galați, FCSB menang tipis 1-0. Gol kemenangan dicetak oleh Alexandru Stoian, pemain berusia 18 tahun, kurang dari sepuluh menit setelah masuk lapangan.
Meski meraih tiga poin, pemilik klub Gigi Becali menilai performa tim masih jauh dari memuaskan. Ia menyoroti minimnya solusi di lini sayap dan serangan. Becali pun berencana berbelanja pemain pada bursa transfer musim dingin.
Mihai Stoica, Presiden Dewan Direksi FCSB, mengungkapkan bahwa Becali menginginkan empat hingga lima pemain baru. Posisi yang dibidik meliputi seorang gelandang bertahan, dua pemain sayap, satu gelandang serang, dan satu penyerang tengah.
- Gelandang bertahan (nomor 6)
- Pemain sayap kanan
- Pemain sayap kiri
- Gelandang serang (nomor 10)
- Penyerang tengah
Pada bursa transfer musim panas lalu, FCSB sudah mendatangkan sembilan pemain, termasuk Aymen Boutoutaou, Meriton Korenica, Ronny Labonne, Denis Drăguș, Eddy Gnahore, Dylan Batubinsika, Luca Stancu, Arnold Garita, dan Karlo Muhar. Namun, manajemen menilai skuad masih butuh tambahan tenaga, terutama di lini depan dan tengah.
Ricardo Pădurariu, Talenta Muda yang Ancam Posisi Bancu
Nama Ricardo Pădurariu mencuat setelah penampilan impresifnya saat FCSB mengalahkan Oțelul. Pemain berusia 19 tahun itu mendapat nilai 8,4 dari Flashscore, nyaris menyamai Valentin Crețu yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Mihai Stoica secara terbuka memuji kualitas ofensif Pădurariu. Menurutnya, pemain muda tersebut memiliki kecepatan dan kekuatan yang mengesankan, serta kemampuan akselerasi dari posisi diam yang tidak dimiliki oleh Nicușor Bancu, bek kiri tim nasional Rumania.
“Pădurariu jelas seorang bek. Ia bisa mengembangkan kekuatan dan kecepatan yang impresif, tetapi hanya dari posisi itu. Rici memiliki akselerasi dari posisi diam yang tidak dimiliki Bancu,” ujar Stoica kepada Prima Sport.
Stoica menilai Pădurariu adalah sosok yang sangat serius dan disiplin dalam berlatih. Ia bahkan menyebut Pădurariu sebagai pemain yang jarang terlihat tersenyum, mencerminkan fokusnya yang tinggi terhadap sepak bola.
Selain Pădurariu, Stoica juga menyoroti performa Alexandru Stoian dan Juri Cisotti. Cisotti dinilai tampil sangat baik, sementara Stoian langsung mencetak gol kemenangan di laga debut Reghecampf.
Malcom Edjouma Terdegradasi di China, Masa Depan Jadi Tanda Tanya
Mantan gelandang FCSB, Malcom Edjouma, mengalami nasib kurang beruntung di Liga China. Bersama Qingdao Hainiu, pemain berusia 29 tahun itu harus menerima kenyataan terdegradasi ke divisi kedua. Kontraknya di klub tersebut akan berakhir dan ia tidak akan melanjutkan karier di sana.
Meski timnya tampil buruk, Edjouma masih mencuri perhatian. Dalam 23 pertandingan, ia mencetak 6 gol dan memberikan 2 assist. Media China melaporkan bahwa ia telah ditawarkan ke beberapa klub, termasuk Shandong Taishan dan Shanghai Shenhua, yang membutuhkan penguatan di lini tengah defensif.
Qingdao Hainiu saat ini berada di dasar klasemen dengan 14 poin dari 27 pertandingan, ditambah hukuman pengurangan 7 poin akibat masalah finansial. Edjouma meninggalkan FCSB pada 31 Desember 2025 setelah empat tahun berseragam roș-albaștri, karena tidak mencapai kesepakatan soal kenaikan gaji dengan Gigi Becali.
Audisi Televisi Debut Reghecampf Kalah dari Sinetron dan James Bond
Meski menjadi sorotan sepak bola, debut Reghecampf di FCSB harus mengakui keunggulan program hiburan di televisi. Laga FCSB melawan Oțelul yang disiarkan Sabtu malam meraih total 636.000 penonton di tingkat nasional, dengan rincian 513.000 di Digisport 1 dan 123.000 di Prima Sport 1.
Angka tersebut masih kalah dari acara “Insula iubirii” di Antena 1 yang ditonton 845.000 orang, serta film “007: Skyfall” di Pro TV dengan 700.000 penonton.
Sementara itu, derby Cluj antara CFR dan Universitatea yang berakhir 1-3 menyedot 435.000 penonton. Kemenangan Dinamo atas Sepsi Sf. Gheorghe 2-0 ditonton 411.000 orang, dan laga Csikszereda melawan Universitatea Craiova diikuti 368.000 penonton.
Dengan kebebasan transfer yang telah diperoleh, FCSB kini memiliki peluang besar untuk memperkuat skuad di musim dingin. Kombinasi antara ambisi Becali, taktik Reghecampf, dan munculnya talenta muda seperti Pădurariu menjadi fondasi penting bagi Roș-albaștrii untuk bangkit dan bersaing di papan atas SuperLiga Rumania. Perjalanan FCSB ke depan akan sangat menarik untuk disimak, terutama jika mereka berhasil merekrut pemain-pemain yang diincar pada bursa transfer Januari nanti.
Sumber Berita: Flashscore, Fanatik, Prima Sport
Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






