DVI Polda Kalsel Identifikasi 5 Korban, 2 Penyelam Lakukan Pemetaan Bangkai KM Virgo

Avatar Rizky

by

Published

Last update

2 menit

Read Time

DVI Polda Kalsel Identifikasi 5 Korban, 2 Penyelam Lakukan Pemetaan Bangkai KM Virgo

Foto: Istimewa

Gayatri Putri News – 13 Oktober 2026 | Banjarmasin – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kembali mencatatkan perkembangan signifikan dalam penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8. Lima korban tambahan berhasil diidentifikasi, sehingga total jenazah yang telah terverifikasi mencapai 77 orang dari keseluruhan jenazah yang diterima di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid menyampaikan bahwa proses identifikasi dan pengamanan terus diperbarui secara berkala. “Untuk jenazah yang sudah teridentifikasi sudah dikirim hari Sabtu dan Minggu kemarin,” ujarnya dalam konferensi pers, Senin (12/10/2026).

Lima Korban Teridentifikasi

Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr. M Sofwan merinci lima jenazah yang berhasil diidentifikasi melalui kombinasi pemeriksaan DNA, ciri medis, dan properti yang melekat pada korban. Seluruh korban diketahui berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur.

Nama Usia Asal Metode Identifikasi
Warmin 41 Nganjuk, Jawa Timur DNA dan ciri medis
Sukardi 51 Tulungagung, Jawa Timur Ciri medis dan properti
Ponco Budi Raharjo 46 Banyuwangi, Jawa Timur DNA, ciri medis, dan properti
Agus Ribut Setyo Budi 48 Malang, Jawa Timur DNA dan ciri medis
M Abdul Rosyid 28 Jember, Jawa Timur DNA, ciri medis, dan properti

Dari seluruh jenazah yang diterima, masih terdapat lima korban yang belum teridentifikasi. Tim DVI terus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan seluruh korban dapat dikembalikan kepada keluarganya.

Penyelaman untuk Pemetaan Bangkai Kapal

Terkait persiapan proses pengangkatan atau salvage KM Virgo Transport 8, Manajer Cabang PT Virgo Karya Shipping (VKS) Banjarmasin, Dwi, menyatakan bahwa saat ini dua penyelam sedang melakukan pemetaan terhadap bangkai kapal.

“Ada dua penyelam yang melakukan pemetaan, untuk progresnya kita masih menunggu info dari tim,” imbuhnya. Proses pemetaan ini menjadi tahap penting sebelum operasi pengangkatan dapat dilaksanakan secara aman dan terukur.

Polda Kalsel memastikan seluruh proses identifikasi, pengamanan, dan persiapan salvage berjalan sesuai prosedur. Masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan selanjutnya.

Sumber Berita: Barito Post

Penulis: Muhammad Nur
Editor: Rizky Zulianda