Gayatri Putri News – 01 Oktober 2026 | Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Kalimantan Selatan bersama Mabes Polri kembali berhasil mengidentifikasi 10 jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Identifikasi tersebut dilakukan pada Rabu (30/9/2026) dan menambah jumlah korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Banjarmasin menjadi 51 orang.
Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol M Sofwan menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui sejumlah metode, mulai dari ciri fisik, ciri gigi, hingga properti yang digunakan korban. “Seperti ciri gigi, ciri fisik dan juga properti yang digunakan korban,” ujar Sofwan dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Banjarmasin, Rabu (30/9/2026) malam.
Sofwan juga mengimbau keluarga korban yang masih dalam pencarian identitas untuk segera melengkapi data yang diperlukan tim DVI. Hal tersebut penting untuk mempercepat proses pencocokan data antemortem dengan jenazah yang telah ditemukan. “Kami mohon doa agar sisa jenazah bisa segera teridentifikasi dan yang belum ditemukan bisa segera ditemukan,” katanya.
Berikut daftar sepuluh korban yang berhasil diidentifikasi pada Rabu (30/9/2026):
- Mohamat Sholeh (33), laki-laki asal Grobogan, Jawa Tengah
- Doddy Soemarno (37), laki-laki asal Ngawi, Jawa Timur
- Jevon Joechil Jotham (19), laki-laki asal Karanganyar, Jawa Tengah
- Sutila (42), perempuan asal Sumenep, Jawa Timur
- Aman Rahmandana (19), laki-laki asal Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan
- Erna (60), perempuan asal Tapin, Kalimantan Selatan
- Yudhiarisandi (36), laki-laki asal Surabaya, Jawa Timur
- Danang Heriyanto (41), laki-laki asal Boyolali, Jawa Tengah
- Nasib (43), laki-laki asal Labuhan Utara, Sumatera Utara
- Gondam Prakoso (32), laki-laki asal Jombang, Jawa Timur
Sebelumnya, KM Virgo Transport 8 yang membawa 243 orang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Hingga perkembangan terakhir, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Upaya pencarian dilakukan melalui penyelaman ke dalam badan kapal serta penyisiran di sejumlah wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi ditemukannya korban.
Sementara itu, sebanyak 23 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI. Proses identifikasi terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Mabes Polri, untuk memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi dengan akurat.
Menyampaikan apa yang harus disampaikan






